Fandi Tjandra Minta Pemkot Segerah Panggil Pengembang Perumahan Citra Garden

BANDAR LAMPUNG-( PandawaaNews) Perumahan  Puri Perwata terendam banjir hingga 50Cm, Fandi Tjandra minta Pemerintah Kota Bandar lampung untuk tidak berikan izin kepada perumahan Citra Garden yang akan memperluas lahan.

Pada Jumat (12/4/2024) dini hari Hujan mengguyur bandar Lampung yang membuat puluhan rumah Puri Perwata di kelurahan Olok Gading teluk bentuk Barat terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 50cm.

Mirisnya sejumlah warga Perum Puri Perwata yang selama ini tidak pernah kebanjiran kini harus merasakan banjir yang disebabkan jebolnya pagar pembatas milik perumahan Citra Garden yang terletak di Jalan Raden Indra Kesuma.

Bahkan rumah milik anggota DPRD Kota Bandar Lampung Fandi Tjandra yang berada di Perum Puri Perwata TH III ikut terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 50 cm.

“Saya sudah tahunan tinggal disini baru kali ini kebanjiran, ini akibat pagar perumahan citra Garden jebol,” kata Fandi Tjandra kepada awak media, Jumat (12/4/2024).

Fandi meminta pihak perumahan dan dinas tekait untuk segera menutup kembali pagar pembatas milik perumahan yang jebol tersebut.

“PIhak perumahan harus bertanggungjawab, mereka harus perbaiki itu pagar yang jebol, kalau tidak maka warga di perum perumahan puri perwata yang akan kena dampaknya,” tegas politisi PDIP ini.

Ia juga meminta Pemerintah Kota Bandar lampung untuk tidak memberikan izin kepada Perumahan Citra garden tersebut untuk memperluas lahan.

“Saya meminta Pemkot untuk tidak memberikan izin atas perluasan lahan karena Dampaknya inikan sangat merugikan masyarakat contohnya seperti banjir ini penanganan dari pihak citra garden sangat lambat sehingga banyak kerugian” katanya.

Untuk diketahui perumahan Citra Garden Bandar Lampung memang memiliki embung seluas 2 hektare.

Hanya saja curah hujan yang cukup tinggi membuat embung tak mampu menampung air.

Akibatnya air meluap masuk ke kawasan perumahan dan menimpa warga yang berada di cluster Olivien dan Brenwood.

Lurah setempat Samsul Bahri, RT dan managemen estate, terus memantau perkembangan banjir.

“Sementara ini yang baru bisa kita lakukan. Terus memantau dan menunggu air surut,” ujar Samsul Bahri.

Kemudian, salah satu warga yang tidak bisa disebuti namanya meminta kepada calon anggota dewan yang menang dalam pemilihan kemarin untuk membantu.

“Saya meminta kepada calon anggota dewan untuk membantu kami yang kesulitan akibat bencana banjir ini, jangan mau hanya suaranya saja tapi tidak ingin membantu”