Cegah Banjir & Lancarkan Akses Warga, WaliKota Tinjau Pembangunan Jembatan Ridwan Rais
BANDARLAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam membenahi infrastruktur vital pasca bencana. Rabu (1/10), Wali Kota Eva Dwiana turun langsung meninjau progres pembangunan Jembatan Ridwan Rais di Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian — jembatan yang rusak berat akibat banjir besar pada 2023 lalu.
Pembangunan ini tidak hanya bertujuan memperbaiki akses warga, tetapi juga sebagai langkah antisipatif menghadapi cuaca ekstrem. Jembatan tersebut akan dibangun lebih tinggi dan kokoh agar tahan terhadap luapan air serta aman untuk aktivitas harian warga maupun distribusi ekonomi lokal.
“Untuk warga Kedamaian, jembatan ini kita bangun lebih tinggi agar lebih aman saat hujan deras dan debit air meningkat. Proses pengecorannya menggunakan sekitar 15 truk molen, dan nantinya akan sedikit dilebarkan agar lebih nyaman dilalui,” ujar Eva kepada wartawan.
Ia menambahkan, pemerintah kota berupaya agar pembangunan berlangsung cepat tanpa mengurangi kualitas. Namun, masyarakat tetap diminta bersabar karena proses pengerjaan memerlukan waktu dan tahapan teknis yang tidak bisa dilakukan secara terburu-buru.
Mohon warga mendoakan, semoga pekerjaan berjalan lancar. Target kita selesai secepatnya sehingga warga bisa kembali menggunakan akses ini,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung, Dedi Sutiyoso, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan dirancang lebih kokoh untuk menahan beban kendaraan serta meminimalisasi risiko kerusakan akibat cuaca ekstrem. “Pekerjaan perbaikan kita upayakan semaksimal mungkin. Target penyelesaian ditetapkan pada Desember 2025,” ungkap Dedi.
Dengan rampungnya pembangunan ini, pemerintah berharap akses warga Kedamaian semakin lancar dan aman, serta tidak lagi terhambat oleh kerusakan jembatan yang sebelumnya menjadi kendala mobilitas. (red)