Wafat di Depan Masjid Nabawi, Jemaah Umrah Asal Bandar Lampung Dimakamkan di Madinah

BANDARLAMPUNG – Suasana duka menyelimuti Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung setelah salah satu jemaah program umrah tahap kedua, Yuliati binti Sukarman Tahili (48), berpulang ke Rahmatullah. Almarhumah menghembuskan napas terakhir di Madinah, tepatnya saat hendak menunaikan salat di Masjid Nabawi, sebuah momen yang mengharukan sekaligus penuh makna di tanah suci.

Dalam hal itu Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Bandar Lampung, Jhoni Asman, mengatakan almarhumah merupakan salah satu jamaah yang ditunjuk langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung untuk berangkat umrah. Rabu (5/11/2025).

“Almarhumah salah satu jamaah yang ditunjuk oleh Ibu Wali Kota untuk berangkat umrah. Ia meninggal di Madinah, dan akhirnya dimakamkan di sana atas persetujuan keluarga,” ujar Jhoni,

Lanjutnya ia menjelaskan, bahwa sebelum seluruh jamaah bandarlampung berangkat, mereka telah melalui pemeriksaan kesehatan. Namun, terkadang ada kondisi medis yang tidak terdeteksi atau tidak diperlihatkan oleh peserta.

“Sebelum berangkat tentu dilakukan cek kesehatan, dan kami selalu mengimbau agar jamaah membawa obat pribadi. Berdasarkan laporan dari rombongan, sebelum berangkat almarhumah dalam keadaan sehat,” jelasnya.

Terkait santunan bagi keluarga, Jhoni menyebut hal itu menjadi kebijakan Wali Kota Bandar Lampung.

“Kalau soal santunan itu tergantung arahan dari Ibu Wali Kota. Dari bagian Kesra sendiri sifatnya menunggu instruksi, karena ini program beliau,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya salah satu jamaah umrah tersebut.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Mudah-mudahan almarhumah dilapangkan jalannya, diterima amal ibadahnya, dan mendapatkan surga yang indah. Untuk keluarga yang ditinggalkan semoga diberi kesabaran luar biasa,” ujar Eva Dwiana.(nda)