Air Susu Dibalas Tuba! Niat Hati Beri Tumpangan Tidur, Warga Labuhan Ratu Justru Pergoki Tamu “Memancing” Kotak Amal
BANDAR LAMPUNG – Niat baik pengurus Musala Al Ikhlas di Jalan Cempedak, Labuhan Ratu, berujung kekecewaan. Seorang pria berinisial H, warga Branti, Lampung Selatan, yang awalnya diizinkan menumpang tidur karena rasa iba, justru tertangkap basah sedang menguras kotak amal menggunakan lidi bermata lem, Selasa (20/1/2026) dini hari.
Kronologi Kejadian: Modus “Tamu Tak Diundang”
Suasana tenang di Jalan Cempedak mendadak pecah sekitar pukul 00.30 WIB. Warga yang menaruh curiga pada gerak-gerik H—tamu yang baru saja mereka beri izin menginap—langsung melakukan penyergapan. Benar saja, pelaku ditemukan sedang asyik “memancing” lembaran uang dari lubang kotak amal dengan lidi yang telah diolesi perekat.
Pelaku yang tak berkutik sempat diamankan massa sebelum akhirnya diserahkan ke pihak Polsek Kedaton untuk menghindari aksi main hakim sendiri.
Berakhir Damai karena Belas Kasihan
Meski sempat digelandang ke markas polisi, nasib H tergolong beruntung. Kapolsek Kedaton, Kompol Budi Harto, mengungkapkan bahwa proses hukum terhadap pelaku tidak dilanjutkan.
“Pengurus musala dan warga sepakat tidak membuat laporan resmi. Alasannya, uang dalam kotak amal masih utuh dan pelaku belum sempat membawa lari hasil curiannya,” jelas Kompol Budi Harto.
Keputusan ini diambil setelah mediasi yang melibatkan tokoh masyarakat setempat. Perkara tersebut diselesaikan secara kekeluargaan dengan janji pelaku tidak akan mengulangi perbuatannya.
Imbauan Kamtibmas atas kejadian ini, Polsek Kedaton mengimbau para pengurus rumah ibadah dan warga untuk lebih selektif dalam memberikan akses kepada orang asing, terutama di jam-jam rawan. “Waspada itu harus, meski niat kita membantu. Segera laporkan jika melihat gerak-gerik yang mencurigakan di lingkungan masing-masing,” tandasnya. (Nda)