Garap Program Strategis Pusat, Bunda Eva Siapkan Lahan di 3 Kecamatan untuk Gerai Permanen Koperasi Merah Putih

Garap Program Strategis Pusat, Bunda Eva Siapkan Lahan di 3 Kecamatan untuk Gerai Permanen Koperasi Merah Puti

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mulai merealisasikan pembangunan gerai fisik permanen Koperasi Merah Putih (KMP). Sebagai langkah awal, Wali Kota Eva Dwiana telah menetapkan tiga lokasi strategis yang akan menjadi pusat percontohan ekonomi kerakyatan di tingkat kelurahan.

Tiga Lokasi Pionir Gerai KMP:

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandar Lampung, Riana Apriana, mengungkapkan tiga kecamatan yang telah menyiapkan lahan siap bangun adalah:

  1. Kecamatan Rajabasa
  2. Kecamatan Langkapura
  3. Kecamatan Sukarame

Syarat Ketat Lokasi Gerai Permanen:

Pembangunan gerai permanen ini tidak bisa dilakukan di sembarang tempat. Riana menjelaskan terdapat kriteria teknis yang wajib dipenuhi agar gerai tersebut layak mendapatkan dukungan pembangunan:

Luas Lahan: Minimal 1.000 meter persegi.

Kondisi Tanah: Harus lahan datar siap bangun (bukan lahan urukan atau kontur miring).

Lokasi Strategis: Berada di pusat perkotaan atau jalur perhubungan yang mudah diakses masyarakat.

Legalitas: Memiliki alas hak yang jelas dan bersertifikat.

Tantangan Lahan di Kawasan Metropolitan

Meski target ambisius Pemkot adalah membangun gerai permanen di seluruh 126 kelurahan, keterbatasan lahan di wilayah perkotaan menjadi tantangan utama. “Lahan dengan syarat minimal 1.000 meter persegi di pusat kota memang cukup sulit ditemukan, namun kami terus berupaya mencari solusi secara bertahap,” ujar Riana, Selasa (28/1/2026).

Progres Saat Ini: 61 Koperasi Sudah Beroperasi

Sambil menunggu pembangunan fisik permanen, geliat ekonomi Koperasi Merah Putih di Bandar Lampung sudah mulai dirasakan warga. Saat ini, sebanyak 61 koperasi telah membuka gerai usaha sederhana.

“Unit usahanya sudah berjalan, menjual kebutuhan pokok seperti sembako, LPG, hingga air minum. Pelaku koperasi ada yang memanfaatkan rumah pribadi maupun menyewa tempat sementara,” tambahnya.

Program Koperasi Merah Putih ini merupakan bagian dari upaya penguatan ekonomi nasional yang diharapkan menjadi motor penggerak distribusi pangan murah dan pemberdayaan UMKM di tingkat akar rumput.(nda)