Amankan Stok Daging Lebaran, Pemkot Bandar Lampung “Pagar” Hewan Ternak dengan 500 Vaksin PMK
BANDAR LAMPUNG – Menjelang lonjakan permintaan daging pada bulan suci Ramadan dan Idulfitri 2026, Pemerintah Kota Bandar Lampung memperketat “benteng” kesehatan hewan ternak. Sebanyak 500 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tahap pertama telah disiagakan untuk memproteksi populasi sapi dan kambing di Kota Tapis Berseri.
Langkah cepat ini diambil guna memastikan masyarakat mendapatkan pasokan daging yang sehat, aman, dan bebas dari ancaman virus menular.
Strategi “Zonasi Sehat” Dinas Pertanian:
Saat ini, petugas tengah melakukan inventarisasi menyeluruh di seluruh peternakan kota. Vaksinasi akan diprioritaskan bagi hewan yang masuk kategori siap dagang dan pembibitan.
Kepala Dinas Pertanian Bandar Lampung, Dedeh Ernawati Fauzie, mengonfirmasi bahwa hingga Februari 2026, Bandar Lampung masih berstatus Nol Kasus alias bebas dari indikasi gejala PMK.
Sejumlah dokter hewan diterjunkan langsung untuk memberikan edukasi privat kepada peternak. Fokusnya bukan sekadar suntik vaksin, tapi juga perbaikan sanitasi kandang dan nutrisi pakan.
“Vaksinasi ini sangat krusial, terutama bagi hewan yang sudah berusia 3 bulan ke atas. Kami ingin peternak tenang dan konsumen nyaman saat berbelanja daging untuk kebutuhan Lebaran nanti,” ujar Dedeh Ernawati, kemarin.
Dinas Pertanian mengimbau para pemilik ternak untuk segera melakukan “detoksifikasi” kandang secara mandiri dan melaporkan jika ditemukan hewan dengan gejala air liur berlebih atau luka pada kuku melalui saluran RT atau lurah setempat.
Dengan pengawalan ketat dari tim dokter hewan, Pemkot Bandar Lampung optimis ketersediaan pangan asal hewan akan tetap stabil dan terjamin kualitasnya selama masa puncak perayaan keagamaan mendatang.(nda)