Hapus Kesan Angker! Bunda Eva Perintahkan TPU se-Bandar Lampung Dipagar Cantik dan Bebas Belukar

BANDAR LAMPUNG – Kabar baik bagi warga yang hobi berziarah! Wajah tempat pemakaman umum (TPU) di Kota Bandar Lampung dipastikan akan berubah total. Tak lagi identik dengan semak belukar yang rimbun atau kesan menyeramkan, area pemakaman kini tengah bersiap menjadi ruang yang bersih, rapi, dan estetik.

Melalui instruksi langsung Wali Kota Eva Dwiana, seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan kini tengah berjibaku dalam aksi massal bertajuk “Grebek Makam”.

Target: Bersih Total Sebelum Ramadhan

Mewakili Forum Camat se-Bandar Lampung, Camat Panjang Hendri Satria Jaya menegaskan bahwa gerakan ini adalah mandat khusus dari orang nomor satu di Kota Tapis Berseri tersebut. Tujuannya satu: memberikan kenyamanan maksimal bagi para peziarah.

“Ibu Wali Kota ingin memastikan makam-makam bersih sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadhan. Kita tahu tradisi nyekar sudah mengakar kuat, jadi pemerintah hadir agar warga bisa berdoa dengan khusyuk tanpa terganggu rumput liar,” ujar Hendri, Jumat (6/2/2026).

Tak Hanya Sekali, Jadi Agenda Rutin!

Hebatnya, aksi Grebek Makam ini tidak bersifat musiman. Pemkot berkomitmen menjadikannya agenda rutin setiap satu hingga tiga bulan sekali. Artinya, konsistensi kebersihan makam akan terus terjaga sepanjang tahun, termasuk menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti.

Gerakan ini mengedepankan semangat gotong royong yang melibatkan Kepala Lingkungan (Kaling), organisasi keagamaan, hingga warga setempat yang bahu-membahu membersihkan sisa-sisa sedimentasi dan sampah.

Proyek Pagar Cantik Terus Berlanjut

Selain kebersihan, estetika fisik makam juga menjadi perhatian serius. Program pembangunan pagar makam yang sudah dimulai sejak 2024 akan kembali dilanjutkan tahun ini secara bertahap.

“Ini adalah komitmen Bunda Eva untuk mempercantik kota secara menyeluruh. Pagar-pagar makam dibangun agar TPU terlihat lebih rapi, tertata, dan modern. Jadi, kesan makam yang kumuh perlahan kita hilangkan,” tambah Hendri.

Dengan perpaduan antara kebersihan rutin dan perbaikan infrastruktur, TPU di Bandar Lampung kini bertransformasi menjadi kawasan yang lebih ramah dan jauh dari kesan angker—sebuah bentuk pelayanan terbaik bagi warga dan penghormatan bagi mereka yang telah tiada.(rls/nda)