Jelang Ramadan 2026, Dinas Pangan Bandar Lampung ‘Warning’ Pedagang: Jangan Mainkan Harga dan Kualitas!

BANDAR LAMPUNG – Memasuki bulan suci Ramadan 2026, Dinas Pangan Kota Bandar Lampung mengeluarkan peringatan keras bagi para pedagang nakal. Kepala Dinas Pangan, Ichwan Adji Wibowo, menegaskan agar seluruh pelaku usaha—mulai dari pasar tradisional hingga ritel modern—tetap patuh pada aturan Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kami imbau pedagang di pasar modern, tradisional, hingga grosir, agar dalam suasana Ramadan ini tetap patuh aturan.

 

Jangan menjual di atas HET,” tegas Ichwan dengan nada bicara serius.

Satgas Pangan Siaga: Pantau Harga, Sisir Zat Berbahaya

Mengantisipasi adanya oknum yang memanfaatkan lonjakan permintaan saat Ramadan, Satgas Pangan dipastikan akan terus memantau pergerakan harga di lapangan secara intensif. Namun, fokus pemerintah tidak hanya pada dompet konsumen, tetapi juga kesehatan warga.

 

Ichwan mengingatkan para pedagang untuk menjaga amanah dengan memastikan stok pangan bebas dari zat kimia mematikan seperti formalin dan boraks.

“Perhatikan betul kualitasnya, jangan sembarangan. Jangan sampai ada bahan berbahaya. Kita ingin warga beribadah dengan tenang tanpa khawatir keamanan pangan,” tambahnya.

 

Hasil Sidak: Bandar Lampung Masih Aman

Kabar baiknya, hasil inspeksi mendadak (sidak) terbaru yang dilakukan Dinas Pangan bersama Tim Satgas Saber Pangan dari Badan Pangan Nasional menunjukkan hasil positif. Petugas tidak menemukan kandungan bahan berbahaya pada bahan pangan yang beredar di sejumlah pasar utama.

 

Meski demikian, Ichwan meminta masyarakat tidak lengah dan tetap menjadi “Konsumen Cerdas”.

Tips Belanja Aman ala Dinas Pangan

Sebelum memasukkan belanjaan ke keranjang, pastikan Anda melakukan 3 Langkah Cek berikut:

 

Kondisi Fisik: Pilih bahan pangan yang segar dan terlihat berkualitas secara kasat mata.

Label Kemasan: Baca dengan teliti kandungan bahan yang digunakan dalam produk olahan.

 

Tanggal Kedaluwarsa: Jangan pernah membeli produk yang sudah lewat masa berlakunya, sekecil apa pun diskonnya.

Langkah tegas ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan menjamin kesehatan warga Kota Tapis Berseri selama menjalankan ibadah puasa.(nda)