Sentuhan Kasih Bunda Eva: Bukti Nyata Pemerintah Hadir di Tengah Duka Warga

BANDAR LAMPUNG – Di tengah kesibukannya mengelola roda pemerintahan, Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, kembali menunjukkan sisi humanisnya yang kental. Bertempat di ruang kerjanya, Jumat (27/2/2026), sosok yang akrab disapa Bunda Eva ini secara langsung menyalurkan bantuan kesehatan dan santunan musibah kepada warga yang membutuhkan.

Langkah ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan bukti nyata dari komitmen beliau bahwa “Pemerintah harus menjadi pelukan pertama bagi rakyatnya yang sedang kesulitan.”

Respons Cepat, Harapan Baru Terpancar
Sebanyak 16 warga yang tengah berjuang melawan sakit maupun dampak bencana alam menerima bantuan dengan total anggaran mencapai Rp88,5 juta. Angka ini bukan sekadar deretan nol, melainkan napas baru bagi para penerima manfaat.

Dua warga dengan kondisi medis serius, misalnya, menerima bantuan maksimal sebesar Rp20 juta masing-masing. Dana tersebut dialokasikan secara komprehensif, mencakup biaya pengobatan hingga akomodasi transportasi, memastikan tidak ada hambatan bagi warga untuk mendapatkan layanan medis terbaik.

Kepedulian Tanpa Batas: Dari Rumah Roboh Hingga Kesehatan Bayi
Bunda Eva juga memberikan perhatian mendalam bagi warga di wilayah Batu Putuk, Keteguhan, Panjang Selatan, hingga Kangkung yang rumahnya terdampak cuaca ekstrem. Mulai dari musibah kebakaran hingga pohon tumbang, bantuan disalurkan secara proporsional sesuai tingkat kerusakan.

Namun, yang paling menyentuh hati adalah perhatian khusus Bunda Eva terhadap kesehatan anak-anak. Beliau secara spesifik memantau kondisi seorang bayi yang belum genap berusia satu bulan yang saat ini sedang dalam perawatan.

“Harapan kita, bantuan ini membawa berkah. Insyaallah pengobatan berjalan lancar, dan anak-anak kita kembali sehat. Pemerintah akan terus mengawal kesehatan setiap lapisan masyarakat,” ujar Bunda Eva dengan nada optimis usai menyerahkan bantuan.

Pemimpin yang Siaga di Balik Meja dan di Lapangan
Penyaluran bantuan ini menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Eva Dwiana, Pemerintah Kota Bandar Lampung tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan jiwa dan perlindungan sosial.

Di tengah cuaca ekstrem yang membayangi kota, Bunda Eva memastikan sistem respons cepat (quick response) berjalan maksimal. Ia tidak ingin ada laporan warga yang terabaikan. Baginya, kesejahteraan warga adalah indikator utama keberhasilan pembangunan.

Langkah Bunda Eva hari ini kembali membuktikan bahwa Bandar Lampung bukan sekadar kota administratif, melainkan sebuah keluarga besar yang saling menjaga di bawah kepemimpinan seorang ibu yang peduli. (Nda)