Kehabisan Tiket ke Makassar, Wamendagri Malah “Sidak” ke Lampung: Puji Efisiensi Pemkot yang Sudah Tembus 20%
BANDAR LAMPUNG – Ada kejadian unik di balik kunjungan kerja Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Komjen (Purn) Akhmad Wiyagus, ke Kota Bandar Lampung pada Jumat (10/4). Rencana awal menuju Makassar terpaksa batal akibat kehabisan tiket pesawat, namun momen ini justru dimanfaatkan sang Jenderal purnawirawan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke jajaran Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sidak ini bertujuan untuk memantau langsung implementasi Transformasi Budaya Kerja dan penerapan Work From Home (WFH) yang mulai diberlakukan bagi ASN di daerah.
Efisiensi 20 Persen: Langkah Awal yang Solid
Dalam tinjauannya, Wamendagri mencatat bahwa Pemkot Bandar Lampung telah berhasil melakukan efisiensi anggaran aparatur hingga 20 persen di hari pertama pemberlakuan kebijakan baru ini.
“Pantauan kami menunjukkan transisi berjalan baik. Sekitar 20 persen efisiensi sudah tercapai. Meski ada ASN yang WFH, mekanisme pekerjaan tetap normal karena ini bukan hal baru bagi kita,” ujar Komjen (Purn) Akhmad Wiyagus saat diwawancarai media.
Wamen menegaskan bahwa kebijakan WFH tidak menyentuh sektor pelayanan publik yang bersifat darurat atau administratif krusial.
* Tetap Siaga: Rumah Sakit dan Pemadam Kebakaran (Damkar) tetap beroperasi penuh di lapangan.
* Layanan Administrasi: Masyarakat tetap bisa mengurus dokumen tanpa hambatan.
Menariknya, Wamen Wiyagus juga mendorong para ASN untuk melakukan efisiensi energi secara kreatif, mulai dari penghematan listrik, air, hingga penggunaan kendaraan dinas.
“Supaya lebih hemat, ASN bisa bekerja sambil olahraga seperti bersepeda. Bahkan kalau mau, bisa mandi di kantor saja untuk hemat air di rumah. Saya percaya penuh kepada kepala daerah untuk terus mengawal transformasi ini,” paparnya sambil memberikan saran praktis.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana (Bunda Eva), mengaku tidak menyangka akan mendapat kunjungan dari orang nomor dua di Kemendagri tersebut.
“Jujur, Bunda tidak tahu Pak Wamen mau datang, benar-benar dadakan. Tapi kami bersyukur beliau sudah melihat langsung progres efisiensi kami. Angka 20 persen ini akan terus kami tingkatkan. Kami akan segera rapatkan untuk mengoptimalkan kekurangan yang ada,” tegas Bunda Eva.
Kunjungan spontan ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi ASN Bandar Lampung untuk lebih adaptif terhadap teknologi digital dan tetap produktif meski bekerja dari luar kantor. (nda)