Wajah Baru Transportasi Kota! Dishub Usul Rute Smart BRT ITERA Tembus Jantung Kota Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG – Era transportasi massal modern di Bumi Ruwa Jurai resmi dimulai. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung memberikan sinyal hijau bagi pengembangan layanan Smart Bus Rapid Transit (BRT) ITERA agar jangkauannya tidak hanya terbatas di kawasan kampus, tetapi juga menyentuh urat nadi pusat kota.

Kepala Dishub Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan perluasan trayek. Jika sebelumnya rute hanya menghubungkan Tol Kota Baru hingga Mall Bumi Kedaton (MBK), ke depan bus modern ini diharapkan bisa melayani penumpang hingga ke area Simpur dan Jalan Ahmad Yani.

“Saya sudah beri masukan agar rute diperpanjang, tidak berhenti di MBK saja, tapi bisa sampai Simpur atau Ahmad Yani sebelum putar balik ke ITERA. Tujuannya agar jangkauan lebih luas dan benar-benar membantu mobilitas masyarakat umum,” ujar Socrat, Kamis (7/5/2026).

Selain perluasan rute, transformasi digital menjadi fokus utama. Smart BRT ITERA kini menjadi pionir penerapan sistem pembayaran non-tunai (cashless) di Lampung. Socrat menilai langkah ini adalah keharusan bagi kota modern.
“Ke depan arahnya pasti ke e-money dan digital. Bandar Lampung harus mengikuti perkembangan itu. Tidak hanya di bus, sistem parkir dan layanan Dishub lainnya juga akan diarahkan ke digital secara bertahap,” tambahnya.

Meski demikian, selama masa sosialisasi, masyarakat masih diberikan toleransi untuk membayar menggunakan uang tunai sembari beradaptasi dengan sistem baru.

Sejak diluncurkan pada 28 April lalu, Smart BRT ITERA telah mengoperasikan tiga unit bus dari total 10 armada yang disiapkan. Dengan tarif flat Rp5.000 per perjalanan, penumpang sudah bisa menikmati fasilitas canggih seperti:

* Sistem Pelacakan Real-Time: Penumpang bisa memantau posisi bus secara akurat.
* Pembayaran Digital: Mendukung efisiensi dan transparansi.
* Armada Ramah Lingkungan: Bagian dari kampanye transportasi hijau.

Langkah kolaboratif antara ITERA dan Pemkot Bandar Lampung ini diharapkan menjadi pemicu kebangkitan transportasi publik yang nyaman, efisien, dan terintegrasi bagi seluruh warga kota.(nda)