580 Jamaah Umrah Bandar Lampung Siap Berangkat, Eva Dwiana: Jaga Akhlak & Nama Baik Kota

BANDAR LAMPUNG – Pemkot Bandar Lampung kembali memberangkatkan ratusan warganya ke Tanah Suci.

Sebanyak 580 calon jamaah umrah dari kalangan masyarakat kurang mampu dilepas tahun ini, dibagi dalam tiga kloter keberangkatan.

Wali Kota Eva Dwiana menegaskan, umrah bukan sekadar perjalanan fisik ke Mekkah. Ini perjalanan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus membawa nama baik Kota Tapis Berseri.

“Perjalanan umrah bukan hanya perjalanan fisik lintas negara, melainkan perjalanan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena itu, kegiatan manasik dinilai penting sebagai bekal bagi para jamaah sebelum keberangkatan,” ujar Eva saat membuka manasik tahap II, Rabu 10 Juni 2026.

Manasik Jadi Bekal Ibadah Sah & Sempurna

Manasik tahap II fokus pada pemahaman rukun, wajib, dan sunnah umrah. Pemkot menggandeng pembimbing berpengalaman agar jamaah paham tata cara yang benar sesuai syariat.

Eva berharap bekal manasik ini membuat ibadah para jamaah sah dan mabrur. Karena kesalahan kecil dalam rukun umrah bisa berdampak besar pada kesempurnaan ibadah.

Selain ilmu, Pemkot juga menekankan persiapan mental dan fisik. Cuaca Arab Saudi yang ekstrem berbeda jauh dengan Bandar Lampung, sehingga jamaah diminta menjaga kesehatan sejak di tanah air.

“Kita Satu Keluarga Besar Bandar Lampung”

Pesan khusus disampaikan Eva soal kebersamaan. Di Tanah Suci, 580 jamaah asal Bandar Lampung adalah satu keluarga besar yang harus saling menjaga dan membantu.

Ia meminta jamaah membangun solidaritas, saling mengingatkan, dan tidak egois. Sebab kesulitan ibadah akan terasa ringan jika dikerjakan bersama.

“Selain itu, ia juga meminta para jamaah membangun kebersamaan selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, seluruh jamaah asal Bandar Lampung merupakan satu keluarga besar yang harus saling menjaga dan membantu satu sama lain,” pesannya.

Jaga Nama Baik Indonesia & Bandar Lampung

Eva berpesan keras agar jamaah menjaga akhlakul karimah selama di Tanah Suci. Tertib, sabar, dan santun dinilai jadi cerminan bangsa Indonesia di mata dunia.

“Perlihatkan akhlakul karimah, kesabaran, dan ketertiban selama berada di Tanah Suci,” tegasnya.

Ia juga meminta jamaah menyisipkan doa untuk kemajuan Bandar Lampung di tempat-tempat mustajab. Doa untuk kota sendiri dianggap penting agar pembangunan dan kesejahteraan warga terus meningkat.

580 Jamaah, 3 Kloter Keberangkatan

Tahun ini Pemkot fokus memberangkatkan masyarakat kurang mampu. Program umrah gratis ini jadi bentuk kepedulian pemerintah agar semua lapisan warga bisa merasakan ibadah ke Baitullah.

Rinciannya: Kloter pertama berangkat 12 Juni 2026, kloter kedua 20 Juni 2026, dan kloter ketiga 27 Juni 2026. Pembagian kloter dilakukan agar pembinaan dan pendampingan jamaah lebih maksimal.

“Mohon doa dari seluruh masyarakat Kota Bandar Lampung agar para jamaah diberikan kelancaran dan kemudahan dalam menjalankan ibadah umrah,”tandas eva. (Nda)