Kontrakan Kosong di Labuhan Dalam Terbakar, Dugaan Sementara Korsleting

BANDAR LAMPUNG – Sebuah rumah kontrakan tidak berpenghuni di Jalan Melati, Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, ludes terbakar, Selasa 9 Juni 2026 pukul 13.41 WIB.

Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian.

Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka karena bangunan dalam kondisi kosong saat kejadian.

Damkar Turunkan 2 Unit Mobil

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Damkarmat Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, membenarkan kejadian tersebut.

Pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan warga.

“Warga melaporkan kebakaran di sebuah kontrakan di Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang. Bangunan tersebut diketahui milik Lubis, 65 tahun,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Untuk memadamkan api, Damkarmat mengerahkan dua unit mobil pemadam. Unit Supply dari Pos Siaga Tanjung Senang dan Unit Ziegler dari Pos Siaga Rajabasa diterjunkan. Empat personel dikirim ke lokasi.

“Petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga,” kata Anthoni.

Api Berasal dari Kamar Depan

Proses pemadaman selesai pukul 14.11 WIB. Petugas menghabiskan sekitar dua tangki air untuk memadamkan api dan mencegah kebakaran merambat ke bangunan lain.

Menurut keterangan warga, percikan api pertama kali muncul dari instalasi listrik kamar depan. Api kemudian membakar ruang tamu hingga menjalar ke teras.

Bangunan berukuran sekitar 12×12 meter itu mengalami kerusakan cukup parah. Kerugian material ditaksir mencapai Rp4 juta berdasarkan keterangan pamong setempat.

Penyebab Masih Diselidiki

Meski dugaan sementara mengarah ke korsleting listrik, Anthoni menyebut penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Pemilik kontrakan, Lubis, belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut karena rumah sedang tidak dihuni.

Kebakaran ini jadi pengingat warga agar selalu memeriksa instalasi listrik, terutama pada bangunan kosong yang tidak digunakan dalam waktu lama. Pemadaman aliran listrik dan pencabutan colokan dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa.(nda)