MI Al-Khairiyah Kampung Baru Lahirkan Generasi Qurani Berprestasi, Perpisahan dan Wisuda Tahsin-Tahfidz Berlangsung Penuh Makna

Bandar Lampung – Nuansa haru, syukur, dan kebanggaan menyatu dalam gelaran Perpisahan Siswa Kelas VI dan Wisuda Tahsin-Tahfidz Madrasah Ibtidaiyah Al-Khairiyah Kampung baru Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung di lingkungan sekolah, Jalan Bumi Manti II No. 19, Kampung Baru, Kec. Kedaton, Kota Bandar Lampung pada Sabtu (13/6).

Kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni pelepasan peserta didik, melainkan menjadi refleksi atas perjalanan pendidikan yang telah ditempuh para siswa selama enam tahun. Di hadapan orang tua, dewan guru, tokoh masyarakat, dan para tamu undangan, para siswa menampilkan berbagai kemampuan terbaik mereka, mulai dari seni, kreativitas, hingga kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an yang menjadi ciri khas pendidikan di MI Al-Khairiyah.

Kepala MI Al-Khairiyah, Khalimah S.Pd.I, menyampaikan rasa syukur atas capaian para peserta didik yang berhasil menyelesaikan pendidikan formal sekaligus menuntaskan program pembelajaran Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, tahun ini MI Al-Khairiyah kembali mengantarkan siswa-siswi kelas VI menuju jenjang pendidikan berikutnya, sekaligus mewisuda peserta program tahsin dan tahfidz. Kami meyakini bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Karena itu, anak-anak kami dibimbing untuk mampu membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dari proses inilah kami berharap lahir generasi yang cerdas, berakhlakul karimah, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Menurut Khalimah, komitmen madrasah dalam mengembangkan potensi peserta didik juga diwujudkan melalui berbagai program unggulan yang berorientasi pada pengembangan karakter dan kompetensi anak.

“Selain program tahsin dan tahfidz, kami memiliki program pemetaan minat dan bakat melalui metode sidik jari. Program ini membantu guru mengenali potensi setiap anak sejak dini sehingga sekolah dapat memberikan pendampingan, dukungan, dan fasilitas yang sesuai dengan bakat yang dimiliki. Kami ingin setiap anak tumbuh sesuai dengan keunggulan dan potensi terbaiknya,” jelasnya.

Ia menambahkan, berbagai penampilan yang disuguhkan siswa selama acara berlangsung menjadi bukti nyata bahwa setiap anak memiliki kemampuan yang patut diapresiasi dan dikembangkan.

“Pertunjukan yang ditampilkan sejak awal acara menunjukkan betapa luar biasanya potensi anak-anak kita. Ini adalah hasil dari proses pembelajaran, pembinaan, dan kerja sama yang baik antara sekolah dan orang tua,” katanya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kampung Baru yang juga wali murid sekaligus alumni MI Al-Khairiyah angkatan 1980-an, Asep Bahrudin, mengaku bangga dan terharu menyaksikan capaian putranya yang telah menyelesaikan pendidikan dasar sekaligus memiliki hafalan Al-Qur’an.

“Sebagai orang tua, saya merasakan kebahagiaan yang luar biasa. Setelah enam tahun menempuh pendidikan di MI Al-Khairiyah, anak saya akhirnya lulus. Yang membuat saya semakin terharu adalah ia juga berhasil menghafal tiga juz Al-Qur’an. Ini merupakan karunia yang sangat berharga bagi keluarga kami. Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh dewan guru yang telah mendidik, membimbing, dan menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak dengan penuh kesabaran dan keikhlasan,” ungkapnya.

Menurut Asep, MI Al-Khairiyah kampung baru telah membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang mampu memadukan kualitas akademik dengan pendidikan keagamaan secara harmonis.

“Saya melihat sekolah ini sebagai pilihan yang sangat baik bagi para orang tua yang menginginkan pendidikan formal sekaligus pendidikan agama yang kuat bagi putra-putrinya. Insya Allah, ilmu yang diperoleh di sini akan menjadi bekal yang membawa keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat,” ujarnya.

Perpisahan dan wisuda tahun ini menjadi momentum yang menegaskan komitmen MI Al-Khairiyah dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an, karakter yang kuat, serta akhlak mulia. Sebuah ikhtiar pendidikan yang terus menyalakan harapan lahirnya generasi penerus bangsa yang berilmu, beriman, dan berdaya saing di masa depan