Misgustini Resmi Jabat Plt Ketua IPSI Bandar Lampung, Fokus Persiapan Sirkuit 2 dan Porprov

BANDAR LAMPUNG – Misgustini resmi dipercaya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bandar Lampung menggantikan Bobby Irawan yang memilih mengundurkan diri karena padatnya aktivitas. Penetapan tersebut berdasarkan Surat Tugas Pengurus IPSI Provinsi Lampung Nomor 230/IPSI-LPG/VI/2026 yang diterbitkan pada 12 Juni 2026.

Mandat tersebut diserahkan langsung oleh pengurus IPSI Provinsi Lampung kepada Misgustini. Usai menerima amanah itu, ia menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas sekaligus segera menata program organisasi, terutama dalam mempersiapkan atlet menghadapi berbagai agenda kejuaraan yang sudah menanti.

Menurut Misgustini, prioritas utama yang akan dilakukan adalah memastikan proses pembinaan dan persiapan atlet berjalan optimal menjelang sejumlah kompetisi penting. Dalam waktu dekat, IPSI Kota Bandar Lampung akan memusatkan perhatian pada ajang Sirkuit 2 serta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung.

“Saya siap mengemban tugas ini. Saat ini fokus utama kami adalah mempersiapkan atlet untuk menghadapi kejuaraan terdekat, seperti Sirkuit 2 yang berlangsung bulan Juni dan Porprov Lampung pada November mendatang,” ujar Misgustini, Rabu (24/6/2026).

Ia menegaskan bahwa penunjukannya bukan sekadar menjalankan roda organisasi, tetapi juga menjaga keberlanjutan pembinaan atlet pencak silat di Bandar Lampung. Menurutnya, daerah tersebut memiliki banyak atlet potensial yang perlu terus dibina agar mampu berprestasi di tingkat regional maupun nasional.

Misgustini menilai sejumlah pencapaian yang diraih atlet IPSI Kota Bandar Lampung selama ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan yang telah dilakukan. Salah satunya terlihat dari hasil yang dicapai pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Lampung, yang menunjukkan potensi besar atlet muda untuk terus berkembang.

Karena itu, selama masa kepemimpinannya, ia berkomitmen memperkuat persiapan atlet, menjaga kekompakan organisasi, serta memastikan seluruh program pembinaan tetap berjalan sesuai rencana. Ia berharap berbagai kejuaraan yang akan datang dapat menjadi ajang pembuktian kemampuan atlet pencak silat Bandar Lampung.

Selain fokus menghadapi Sirkuit 2 dan Porprov Lampung, kepemimpinan sementara ini juga diharapkan mampu menjaga stabilitas organisasi di tengah proses transisi kepengurusan. Dengan demikian, program pembinaan maupun agenda kompetisi dapat tetap berjalan lancar dan target prestasi yang telah ditetapkan dapat tercapai.