Eva Dwiana Ajak Warga Jadikan HUT ke-344 Bandar Lampung Momentum Syukur dan Kebersamaan
BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun atau HUT ke-344 Kota Bandar Lampung sebagai momentum memperkuat rasa syukur, doa, dan kebersamaan dalam membangun kota.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Istigasah Kubro bersama KH Muhammad Nur Hayid, M.M. dalam rangka HUT ke-344 Kota Bandar Lampung di halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Sabtu (18/7/2026) malam.
Dalam sambutannya, ia bersyukur atas nikmat kesehatan sehingga masyarakat dapat berkumpul mengikuti istigasah dan doa bersama. Ia juga menyampaikan selawat kepada Nabi Muhammad SAW seraya berharap kegiatan tersebut membawa rahmat dan kebaikan bagi Kota Bandar Lampung.
Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Eva menyampaikan ucapan selamat datang kepada KH Muhammad Nur Hayid di Kota Tapis Berseri. Menurutnya, kehadiran ulama tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus memberikan manfaat spiritual bagi masyarakat Bandar Lampung.
Ia juga mengapresiasi keluarga besar Nahdlatul Ulama atau NU Kota Bandar Lampung yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga ukhuwah Islamiyah, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan kota.
“Peringatan HUT Kota Bandar Lampung bukan sekadar mengenang perjalanan sejarah, tetapi menjadi momentum untuk bermuhasabah, memperkuat rasa syukur, dan meneguhkan tekad bersama membangun kota yang maju, aman, religius, dan sejahtera,” kata Eva.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bandar Lampung terus mendorong sinergi seluruh elemen masyarakat agar pembangunan dan pelayanan kepada warga semakin optimal.
Melalui kegiatan istigasah tersebut, ia mengajak seluruh masyarakat memanjatkan doa agar Kota Bandar Lampung senantiasa diberi rahmat, dijauhkan dari musibah dan bencana, serta dianugerahi keamanan, ketenteraman, dan kesejahteraan.
Ia juga memohon doa para ulama dan jamaah agar jajaran Pemerintah Kota Bandar Lampung diberikan kekuatan, keikhlasan, serta kemudahan dalam menjalankan amanah melayani masyarakat.
Dalam kesempatan itu, ia turut menyoroti peran Nahdlatul Ulama yang selama ini konsisten menjaga nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin, moderat, dan cinta tanah air. Menurutnya, semangat tersebut harus terus dipelihara sebagai modal utama menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Bandar Lampung.
“Mari kita jadikan momentum istigasah ini sebagai penguat ikhtiar lahir dan batin. Kita bangun Bandar Lampung dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan doa sehingga cita-cita mewujudkan kota yang semakin maju, nyaman, religius, dan membanggakan dapat kita raih bersama,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada panitia, keluarga besar Nahdlatul Ulama, para ulama, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap seluruh doa yang dipanjatkan diterima Allah SWT serta Kota Bandar Lampung senantiasa dilimpahi rahmat, kebaikan, dan kesejahteraan. (nda)