Festival Kendaraan Hias Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bandar Lampung
BANDAR LAMPUNG– Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana secara resmi membuka Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya dalam rangkaian kegiatan Begawi Bandar Lampung Tahun 2026, Minggu (19/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan salah satu agenda dalam peringatan Hari Ulang Tahun atau HUT ke-344 Kota Bandar Lampung.
Wali Kota mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum HUT Kota Bandar Lampung sebagai semangat untuk memperkuat persatuan, melestarikan budaya daerah, serta mendukung pembangunan kota melalui berbagai kegiatan yang positif dan produktif.
Menurutnya, Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya merupakan wadah untuk menampilkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya Lampung yang menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan budaya Lampung kepada generasi muda serta wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.
“Melalui festival ini, kita berharap masyarakat semakin mencintai budaya daerah, sementara generasi muda dapat terus menjaga dan melestarikan warisan budaya Lampung sebagai bagian dari jati diri bangsa,” ujar Wali Kota Eva Dwiana.
Festival tahun ini diikuti oleh berbagai unsur, di antaranya instansi vertikal, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah atau OPD, Badan Usaha Milik Negara atau BUMN, Badan Usaha Milik Daerah atau BUMD, serta seluruh kecamatan se-Kota Bandar Lampung. Berbagai kendaraan hias dan atraksi budaya ditampilkan dengan mengangkat tema-tema kearifan lokal, pembangunan, serta keberagaman budaya.
Eva Dwiana menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam menyukseskan festival. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, kreativitas, dan kebersamaan selama mengikuti perlombaan.
“Terima kasih kepada seluruh peserta atas partisipasi dan semangatnya. Mari kita jadikan festival ini sebagai ajang mempererat persaudaraan, memperkuat rasa cinta terhadap budaya daerah, sekaligus mempromosikan Kota Bandar Lampung sebagai kota yang kaya akan seni dan budaya,” katanya.
Ia juga berterima kasih atas antusiasme masyarakat Kota Bandar Lampung yang sangat menyambut kegiatan festival ini dengan meriah.
“Alhamdulillah, terima kasih atas dukungan masyarakat. Kegiatan festival parade budaya dapat berjalan dengan baik,” paparnya.

Di sisi lain, ucapan terima kasih juga disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung Adiansyah kepada semua OPD, sekolah, dan masyarakat Bandar Lampung yang telah memeriahkan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada para OPD dan masyarakat serta hadirin lainnya yang sudah menyempatkan waktunya untuk hadir dan memeriahkan kegiatan parade festival Bandar Lampung ini,” tuturnya.
*538 Peserta Ramaikan Tugu Adipura*
Festival Kendaraan Hias dan Parade Budaya dalam rangka HUT ke-344 Kota Bandar Lampung digelar meriah di kawasan Tugu Adipura, Minggu (19/7/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bandar Lampung ini diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat, instansi, hingga organisasi kemasyarakatan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung Adiansyah mengatakan, pelaksanaan festival tersebut merupakan bagian dari sub kegiatan pemberdayaan dan pembinaan masyarakat untuk pengembangan pariwisata berdasarkan Keputusan Wali Kota Bandar Lampung Nomor 288/III.20/HK/2026.
Menurut Adiansyah, penyelenggaraan festival bertujuan memperkenalkan sekaligus melestarikan kebudayaan daerah kepada masyarakat luas.
“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan secara langsung hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan Pemerintah Kota Bandar Lampung kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, festival tersebut juga diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata yang dapat mendatangkan wisatawan lokal maupun nasional sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.
Pada pelaksanaannya, parade budaya diikuti sebanyak 538 peserta yang berasal dari berbagai komunitas seni dan budaya. Di antaranya Drumband SMP Negeri 32 Bandar Lampung, Muli Mekhanai Kota Bandar Lampung, Sai Batin Marga Teluk Betung, Budaya Adat Pepadun Marga Balau Tiyuh Kedamaian, Budaya Cirebonan, Budaya Jawa Barat, Budaya Etnis Tionghoa, Budaya Jawa Timur, Bundo Kanduang IKBSB Kota Bandar Lampung, Budaya Adat Dayak, berbagai budaya adat nusantara yang ada di Kota Bandar Lampung, hingga Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, parade kendaraan hias diikuti sebanyak 82 kendaraan dari berbagai instansi dan organisasi. Peserta berasal dari unsur Forkopimda, instansi vertikal, BUMN, BUMD, OPD, kecamatan, sekolah, perguruan tinggi, serta berbagai organisasi kemasyarakatan di Kota Bandar Lampung.
Adiansyah menjelaskan, penilaian dalam festival dilakukan oleh dewan juri yang independen dan profesional. Tim juri terdiri dari unsur akademisi, budayawan, serta organisasi kewartawanan untuk memastikan proses penilaian berlangsung objektif.
Festival Kendaraan Hias dan Parade Budaya menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-344 Kota Bandar Lampung sekaligus menjadi agenda tahunan yang menampilkan keberagaman budaya, kreativitas masyarakat, serta capaian pembangunan Kota Bandar Lampung kepada publik. (nda)