BPBD distribusikan air bersih ke 5 kecamatan terdampak kemarau
BANDAR LAMPUNG– Memasuki puncak musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Bandar Lampung menyiagakan empat unit mobil tangki air bersih. Langkah ini untuk mengantisipasi krisis air bersih di sejumlah wilayah yang mulai terdampak kekeringan.
Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar Syahputra, mengatakan setiap mobil tangki memiliki kapasitas 5.000 liter. Armada beserta personel telah disiapkan untuk merespons cepat kebutuhan masyarakat.
“Hingga akhir Juli 2026, kami sudah menerima permintaan pendistribusian air bersih di sekitar 25 titik yang terdampak kekeringan,” ujar Idham, Selasa (28/7/2026).
Beberapa wilayah yang telah menerima bantuan air bersih di antaranya Kecamatan Kedamaian, Sukabumi, Panjang, Telukbetung Timur, dan Kemiling.
BPBD memastikan penyaluran bantuan air bersih akan terus dilakukan selama musim kemarau berlangsung, sesuai kebutuhan di lapangan.
Idham menjelaskan, masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih dapat mengajukan permohonan melalui pamong setempat.
Prosesnya diawali dengan laporan warga kepada Ketua RT atau kelurahan. Selanjutnya laporan diteruskan ke BPBD untuk segera ditindaklanjuti.
“Kami mengimbau masyarakat segera melapor melalui RT atau kelurahan apabila mulai mengalami kesulitan air bersih agar bantuan dapat segera kami salurkan,” tegasnya.
Terkait pemetaan titik rawan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla selama musim kemarau, Idham mengatakan penanganan teknis dan koordinasinya menjadi kewenangan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Kota Bandar Lampung.
Pemkot Bandar Lampung mengimbau warga menghemat penggunaan air dan segera melapor jika terjadi kebakaran. (nda)