Di Acara Maulid Nabi, Ketua DPP Pandawa Lampung Paparkan Program Seni Budaya dan Olahraga

BANDAR LAMPUNG— Kiprah Paguyuban Pemuda Wasesa Pandawa Lampung di bawah kepemimpinan M. Hatta, ST sebagai Ketua DPP terus menunjukkan eksistensinya. Tidak hanya sebagai wadah pemuda, Pandawa kini melebarkan sayap ke berbagai sektor mulai dari pelestarian seni budaya pencak silat, media informasi, hingga pembinaan olahraga usia dini.


Hal itu diungkapkan langsung oleh M. Hatta, ST dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sekaligus Pelestarian Seni Budaya Pencak Silat Tjimande Sinar Pusaka yang digelar di Aula Dinas Sosial Kota Bandar Lampung, Kamis (17/09/2026).

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh para sesepuh padepokan, tokoh pemuda, pengurus Pandawa Lampung, serta puluhan pesilat dari berbagai padepokan di Kota Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Hatta menjelaskan bahwa Pandawa Lampung saat ini telah memiliki beberapa sayap organisasi yang aktif dan produktif.

“Paguyuban pemuda wasesa di Pandawa ini ada beberapa sayap yaitu padepokan sinar pusaka Lampung alhamdulillah ketuanya Kang Rahmat, Pandawa News Media yang memberitakan kegiatan Pandawa Lampung, adapun sekolah sepak bola yang mana telah berdiri SMP sudah 2 tahun yang berlokasi di Sukarame,” ujar Hatta.

Menurut Hatta, dari ketiga sayap tersebut, kehadiran Sekolah Sepak Bola (SSB) menjadi salah satu program unggulan yang memiliki misi sosial yang kuat.

SSB yang telah berdiri selama 2 tahun dan berlokasi di Sukarame, Bandar Lampung itu tidak hanya sekadar mencetak atlet sepak bola, namun juga sebagai wadah pembinaan karakter anak.

“Guna sekolah sepak bola ini berdiri yakni dengan mengubah pola pikir anak di saat ini yang senang bermain gadget menjadi suka permainan seperti sepak bola,” tegas Hatta.

Ia menilai, fenomena anak-anak yang kecanduan gadget sudah sangat mengkhawatirkan. Anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah dengan gawai dibandingkan beraktivitas fisik di luar rumah. Melalui sepak bola, anak-anak diajarkan tentang kedisiplinan, kerja sama tim, sportivitas, dan hidup sehat.

“Kita ingin anak-anak kembali ke lapangan, kembali berkeringat, kembali bersosialisasi. Jangan sampai generasi kita menjadi generasi yang lemah karena gadget,” tambahnya.

Selain di bidang olahraga, Pandawa Lampung juga sangat konsen dalam pelestarian budaya. Melalui *Padepokan Tjimande Sinar Pusaka Lampung* yang diketuai oleh *Kang Rahmat*, Pandawa aktif menggelar latihan rutin, atraksi budaya, hingga pengajian.

Hatta menyebut, pencak silat bukan hanya soal bela diri, tetapi juga mengandung nilai-nilai spiritual, adab, dan akhlak. Hal ini sejalan dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW yang menjadi teladan akhlak mulia.

“Pencak silat Tjimande Sinar Pusaka ini mengajarkan adab sebelum ilmu. Ini yang harus kita jaga. Seni budaya ini adalah jati diri bangsa, jangan sampai punah,” katanya.

Sementara itu, sayap media melalui *Pandawa News Media* juga terus aktif memberitakan kegiatan-kegiatan positif Pandawa Lampung agar dapat menjadi inspirasi bagi pemuda lainnya.

Ke depan, Hatta berharap Pandawa Lampung dapat menjadi wadah pemersatu bagi seluruh padepokan dan komunitas pemuda yang ada di Kota Bandar Lampung.

“InsyaAllah kedepannya Pandawa dapat bersinergi dengan padepokan-padepokan yang ada di Kota Bandar Lampung,” pungkas Hatta.

Ia membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya, baik dengan pemerintah, TNI-Polri, maupun seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun pemuda Bandar Lampung yang berkarakter, berbudaya, dan berprestasi.

Acara Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut ditutup dengan doa bersama dan penampilan atraksi pencak silat dari para pendekar Padepokan Sinar Pusaka Lampung yang memukau para tamu undangan.(nda)