image_pdfimage_print

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali melakukan gebrakan besar untuk memperkuat pelayanan publik. Wali Kota Hj. Eva Dwiana secara resmi menyerahkan 31 unit mobil operasional Avanza Tipe G kepada seluruh Kepala Puskesmas (Kapus) di halaman Pemkot Bandar Lampung, Jumat (8/5/2026).

Langkah ini diambil untuk memastikan mobilitas tenaga kesehatan semakin cepat, sehingga tidak ada lagi kendala jarak dalam menangani keluhan warga.

Dalam arahannya, Bunda Eva menekankan bahwa fasilitas baru ini harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan. Ia memberikan tiga pesan krusial bagi para Kapus:

1. Responsivitas Tinggi: Gunakan kendaraan untuk “jemput bola” dan turun langsung ke masyarakat, hingga ke wilayah gang sempit.
2. Rawat Amanah: Mengingat aset ini dibeli dengan uang rakyat, kendaraan wajib dijaga dan digunakan murni untuk kepentingan dinas.
3. Perkuat Sinergi: Jadikan armada ini penyemangat untuk mempercepat koordinasi antarwilayah dan sistem rujukan ke rumah sakit.

“Bandar Lampung harus menjadi contoh kota yang sehat dan mandiri. Saya tidak ingin lagi mendengar adanya keluhan masyarakat terkait pelayanan karena alasan kendala mobilitas,” tegas Bunda Eva.

Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Muhtadi A. Temenggung, menjelaskan bahwa selama ini Kepala Puskesmas sering menggunakan mobil ambulans atau Puskesmas Keliling (Pusling) untuk keperluan koordinasi.

“Dengan adanya mobil operasional khusus ini, layanan Pusling dan ambulans tidak akan terganggu lagi. Kepala Puskesmas bisa lebih leluasa turun ke lapangan untuk percepatan penanganan stunting, TBC, hingga HIV,” ujar Muhtadi.

Untuk pengadaan 31 unit mobil ini, Pemkot mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,7 miliar dengan sistem sewa selama satu tahun. Keunggulan sistem ini adalah seluruh biaya perawatan dan servis ditanggung oleh pihak ketiga.

“Pemerintah hanya menanggung biaya BBM saja. Ini lebih efisien untuk memastikan kinerja Puskesmas meningkat drastis demi mengejar target eliminasi TBC pada tahun 2030,” tambahnya.

Penyerahan armada ini menjadi bukti nyata keseriusan Bunda Eva dalam mewujudkan Bandar Lampung sebagai kota yang kuat, sehat, dan bebas stunting.(nda)