
BANDAR LAMPUNG – Suasana haru menyelimuti Ruang Rapat Wali Kota Bandar Lampung pada Jumat (8/5/2026). Di tengah padatnya agenda kunjungan kenegaraan, Wali Kota Hj. Eva Dwiana tetap memprioritaskan warganya dengan menyerahkan santunan kematian dan bantuan pengobatan kepada 82 warga terdampak bencana dengan total nilai mencapai Rp261.600.000.
Bantuan ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kota dalam meringankan beban keluarga yang mengalami duka maupun kesulitan biaya pemulihan kesehatan pascamusibah.
Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eva ini menegaskan bahwa bantuan tersebut bukanlah sekadar urusan administratif, melainkan wujud cinta dan kepedulian (kadeudeuh) pemerintah daerah kepada rakyatnya.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk empati. Kami sadar bantuan ini tidak dapat menggantikan kehilangan yang dirasakan, tetapi setidaknya diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga dalam masa pemulihan maupun kebutuhan duka,” ujar Bunda Eva dengan penuh ketulusan.
Bunda Eva juga memastikan bahwa program-program pro-rakyat seperti layanan kesehatan gratis dan bantuan sosial darurat akan terus diperkuat. Ia ingin setiap sudut masyarakat Bandar Lampung merasa memiliki sandaran saat menghadapi ujian hidup.
“Kami ingin masyarakat merasa terlindungi dan dapat mengakses layanan dasar dengan mudah tanpa harus merasa sendirian saat terkena musibah,” tambahnya sembari memberikan kata-kata penguatan agar para penerima tetap tabah.
Kepala Dinas Sosial Kota Bandar Lampung, Aklim Sahadi, merincikan bahwa total dana sebesar Rp261,6 juta tersebut dialokasikan secara proporsional kepada 82 warga penerima manfaat. Dana tersebut mencakup:
* Santunan Kematian: Bagi keluarga ahli waris korban bencana.
* Bantuan Pengobatan: Untuk warga yang membutuhkan biaya pemulihan kesehatan akibat kecelakaan atau dampak bencana.
Langkah cepat Pemkot Bandar Lampung dalam menyalurkan bantuan ini menjadi oase bagi warga di tengah situasi sulit, sekaligus mempertegas visi Bunda Eva dalam membangun kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai kemanusiaan.(nda)







