image_pdfimage_print

BANDAR LAMPUNG – Tunggu lama akhirnya beres. Lelang proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah PLTSa Bandar Lampung resmi dibuka Danantara. Proyek masuk batch II program nasional Pengolahan Sampah jadi Energi Listrik PSEL skema Lampung Raya.

Danantara Buka Tender
Pelaksana Harian Kepala DLH Budi Ardiyanto mengonfirmasi proses lelang sudah dimulai. Sebelumnya Pemkot sudah teken MoU dengan Danantara November 2025.

“Informasi yang saya terima, tender PLTSa sudah dibuka Danantara. Ini kabar baik,” ujar Budi, Rabu 11 Juni 2026.

2028 Sampah Bandar Lampung Jadi Listrik
Setelah lelang, pembangunan ditarget mulai 2027. PLTSa diproyeksikan operasi 2028. Nantinya 800 ton sampah/hari warga Bandar Lampung bakal diolah jadi listrik, bukan dibuang ke TPA Bakung.

Lokasi PLTSa direncanakan di Kawasan Kota Baru, Jati Agung, Lampung Selatan. Proyek bareng Lampung Selatan & Lampung Timur.

TPA Bakung Ditata Dulu
Selama PLTSa dibangun, TPA Bakung tetap jalan tapi dibenahi. Soal lingkungan aman, Budi bilang semua sudah lewat Amdal dan diawasi Kementerian LHK.

“Targetnya semua sampah kita olah ke PLTSa. Ke depan Bandar Lampung nggak lagi bergantung ke TPA Bakung,” tegasnya.(nda)