
Bandar Lampung– Momentum Pengukuhan Pengurus Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) DPD Provinsi Lampung dan DPD Kabupaten/Kota se-Lampung turut diwarnai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (22/6/2026), di Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung.
Salah satu penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Surya Aditya Bangkit Sanjaya selaku Ketua Koperasi Marsuki Ragil sebagai bentuk komitmen mendukung keberhasilan Program MBG melalui penguatan jaringan kemitraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok kebutuhan dapur MBG, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi koperasi, pelaku usaha lokal, petani, peternak, dan UMKM untuk terlibat dalam penyediaan bahan baku program.
Surya, mengatakan bahwa kolaborasi tersebut merupakan langkah konkret dalam mendukung program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi generasi muda Indonesia.
“Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat. Karena itu, sinergi antara berbagai pihak perlu terus diperkuat agar manfaat program dapat dirasakan secara luas,” ujarnya.
Dirinya juga menegaskan kesiapan koperasi untuk mendukung kebutuhan Program MBG melalui penyediaan produk dan bahan baku yang berasal dari masyarakat lokal.
Menurutnya, keterlibatan koperasi dalam program tersebut akan memberikan manfaat ganda, yakni mendukung peningkatan gizi anak-anak sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat di tingkat desa.
Penandatanganan MoU tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Pengukuhan APPMBGI Lampung yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, unsur Forkopimda, Badan Gizi Nasional (BGN), pengurus APPMBGI pusat dan daerah, serta berbagai mitra strategis Program Makan Bergizi Gratis.
Melalui kerja sama yang terjalin, seluruh pihak berharap Program MBG di Provinsi Lampung dapat berjalan secara berkelanjutan, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.








