image_pdfimage_print

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai mematangkan persiapan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026. Sasaran utamanya adalah memperkuat daya tahan tubuh pelajar dan mencegah penyebaran Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).

Melalui Dinas Kesehatan, Pemkot menargetkan 65.372 siswa SD hingga SMP di 478 sekolah se-Kota Tapis Berseri untuk mendapatkan imunisasi. Langkah ini juga untuk menjaga kekebalan kelompok atau herd immunity di lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, mengatakan program ini akan menjangkau 311 SD dan 167 SMP.

“Untuk jenjang SD, sasaran BIAS mencapai 56.593 siswa. Rinciannya, kelas 1 sebanyak 18.550 anak, kelas 2 sebanyak 18.482 anak, kelas 5 sebanyak 18.750 anak, serta kelas 6 sebanyak 811 anak,” ujar Muhtadi.

Tidak hanya SD, program ini juga menyasar siswa tingkat akhir SMP.
“Sementara itu, untuk jenjang SMP, program BIAS akan menyasar 8.779 siswa kelas 9,” jelasnya.

Muhtadi menegaskan seluruh pemberian vaksin akan mengikuti jadwal dan jenis imunisasi yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Menurutnya, imunisasi rutin di sekolah ini merupakan fokus utama Dinkes dalam menjamin perlindungan kesehatan anak usia sekolah secara berkelanjutan.

Dengan cakupan yang luas, Dinkes berharap BIAS 2026 dapat menjadi benteng kesehatan bagi para pelajar, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan optimal tanpa terganggu penyakit yang bisa dicegah. (Nda)