image_pdfimage_print

BANDAR LAMPUNG — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung memastikan akan mempercepat penanganan penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami kerusakan atau mati. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, usai mengikuti hearing bersama Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Selasa (1/9/2026).

Socrat mengatakan, pemerintah kota saat ini terus memberikan perhatian terhadap perbaikan PJU, terutama di sejumlah jalan lingkungan yang dinilai membutuhkan penerangan.

“Jadi kita memang konsen terhadap perbaikan-perbaikan yang ada. Kami di Pemerintahan Ibu Wali Kota Bandar Lampung juga tadi sudah berbagi dengan Komisi III,” kata Socrat.

Ia mengimbau masyarakat yang menemukan lampu penerangan jalan di depan rumah atau lingkungan tempat tinggalnya mati maupun mengalami kerusakan agar segera melaporkannya kepada pemerintah.

Menurutnya, laporan dapat disampaikan melalui berbagai jalur, mulai dari lurah, RT, KCPMB, maupun BISU.

“Bagi warga yang merasa jalan di depan rumah itu mati atau gelap, silakan saja melapor ke pemerintah. Bisa melalui lurah, RT, KCPMB atau melalui BISU. Jadi akan kita sikapi secepatnya,” ujarnya.

Socrat menegaskan, perbaikan PJU menjadi salah satu perhatian pemerintah kota agar seluruh ruas jalan di Bandar Lampung dapat memiliki penerangan yang memadai.

“Karena kita sudah konsen terhadap perbaikan lampu yang sudah mati, terutama jalan lingkungan yang sangat-sangat membutuhkan. Ibu Wali Kota ingin jalanan kita semuanya terang, sehingga aman dan nyaman bagi penduduk dan keluarga kita,” katanya.

Dalam hearing tersebut, persoalan keamanan di Kota Bandar Lampung juga turut menjadi perhatian, terutama terkait meningkatnya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Salah satu usulan yang muncul yakni penambahan kamera pengawas atau CCTV, setidaknya di setiap kelurahan.

Menanggapi hal tersebut, Socrat mengatakan program pemasangan CCTV di Kota Bandar Lampung terus berjalan. Menurutnya, saat ini sudah terdapat sekitar 750 layar CCTV dan jumlah tersebut masih akan ditambah.

“Program Ibu Wali Kota Bandar Lampung ini kan membawa Katamaran Lampung, sejuta wajah. Layar-layar CCTV sudah mulai banyak, sudah sekitar 750 layar, ditambah lagi nanti,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemasangan CCTV di sejumlah titik jalan diharapkan dapat membantu mengantisipasi tindak kriminalitas, termasuk aksi begal dan pencurian.

Bahkan, menurut Socrat, terdapat keinginan agar sejumlah jalan lingkar juga dilengkapi CCTV.

“Keinginan Bu Wali Kota, di setiap jalan lingkaran itu ada CCTV. Salah satunya untuk mengantisipasi agar begal, maling itu bisa berkurang,” pungkasnya.