
BANDAR LAMPUNG— Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) mulai berdampak ke aktivitas nelayan di Kota Bandar Lampung.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Bandar Lampung Ricardo BNW mengatakan, wilayah nelayan yang terdampak berada di Kecamatan Panjang, Telukbetung Timur, dan Bumi Waras.
“Jumlah nelayan di wilayah Kec. Panjang, Telukbetung Timur, Bumi Waras kurang lebih 688 nelayan,” kata Ricardo.
Menurutnya, dampak yang paling terasa adalah penurunan hasil tangkapan.
“Hasil penangkapan turun sekitar 20% dari sebelum adanya abu vulkanik,” ujarnya.
Dari data yang ada, dari total nelayan tersebut terdapat 423 orang yang memiliki kapal. Namun saat ini 154 kapal tidak melaut. Sisanya ada yang dalam proses perbaikan dan alasan lainnya.
“Untuk wilayah Bandar Lampung secara keseluruhan belum ada dampak yang signifikan. Dan sampai saat ini juga belum ada pemeriksaan atau pengambilan sampel air laut,” jelas Ricardo.(nda)







