
BANDAR LAMPUNG – Mengantisipasi datangnya musim hujan yang diperkirakan segera tiba, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung bergerak cepat melakukan upaya mitigasi banjir. Dengan strategi “jemput bola”, fokus utama penanganan diarahkan pada pengerukan sedimentasi di puluhan titik drainase dan sungai untuk memastikan kelancaran aliran air.
Dalam hal ini, kepala Dinas PU Dedi Sutiyoso diwakili Kabid Sumber Daya Air (SDA), Irwan Maidi Saputra, pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin dalam melakukan pencegahan banjir di sekitar kota, “pengerukan sedimentasi tanah yang kerap terjadi di seluruh Drainase, Sungai di sekitar kota sudah kami lakukan,” Ujarnya kepada awak media, Jum’at (5/12/2025).
Langkah tersebut menjadi Fokus utama dalam perencanaan mitigasi banjir ke depan, terutama dalam permasalahan saluran air, ” tujuan kita diharapkan dapat mengurangi intensitas banjir di kota Kan ditemukan banyak sedimentasi tanah yang menumpuk di beberapa drainase, sehingga aliran air tidak berjalan dengan baik, “terangnya.
Irwan juga menjelaskan dari 43 titik pembangunan drainase tersebut sebagian sudah rampung, ” sebanyak 50 persen Telah selesai 100 persen 40persen mencapai progress sekitar 80 persen dan sisanya masih dalam proses pengerjaan hingga saat ini, ” Jelasnya.
Selain itu menanggapi akan adanya issue banjir rob akibat jarak bumi dan bulan terlalu dekat (Supermoon), pihaknya telah menyiapkan 200/300 karung yang nantinya akan menjadi penahan air.
“Dalam mengatasi supermoon yang akan terjadi di kota Bandar Lampung kami sudah menyiapkan sekitar 200 sampai 300 karung yang nantinya menjadi Dam atau penahan air ketika air laut pasang,” Tutupnya. (Nda)








