
BANDAR LAMPUNG – Menjelang musim mudik 2026, Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai memanaskan mesin koordinasi. Dinas Perhubungan (Dishub) mengumumkan kesiapan penuh dengan menyiagakan sedikitnya 120 personel untuk memastikan arus lalu lintas di Kota Tapis Berseri tetap lancar dan nyaman bagi para pemudik.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, menegaskan bahwa penanganan di lapangan tidak hanya fokus pada lalu lintas, tetapi juga keamanan dan kenyamanan lingkungan. Atas instruksi Walikota Eva Dwiana, Dishub bersinergi dengan Satpol PP, Dinas Damkar, BPBD, hingga Dinas Lingkungan Hidup.
“Sesuai perintah Ibu Walikota, kita berkoordinasi erat dengan Satlantas Polresta dan Kodim. Tujuannya satu: agar lalu lintas lebih tertib dan pemudik merasa nyaman saat melintas,” ujar Socrat pada Senin (9/3/2026).
Meskipun hingga saat ini belum diberlakukan rekayasa lalu lintas permanen, pihak Dishub terus memantau titik-titik rawan macet. Socrat mengakui bahwa tantangan terbesar saat ini adalah kepadatan yang sering terjadi pada sore hari, terutama jika dibarengi dengan turunnya hujan.
“Saat ini posko-posko pemantauan sedang disiapkan. Antisipasi utama kami adalah pengerahan personel di titik-titik padat. Ada 120 personel Dishub yang siap, dan jumlah ini sangat dinamis—bisa bertambah sesuai kebutuhan situasi di lapangan,” tambahnya.
Dengan cuaca yang masih sering tidak menentu, Dishub menghimbau agar masyarakat dan calon pemudik tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kehadiran personel gabungan ini diharapkan mampu meminimalisir hambatan di jalur-jalur utama kota yang menjadi penghubung penting di Pulau Sumatera.(nda)








