
BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung bergerak cepat merespons duka masyarakat pascabencana. Wali Kota Eva Dwiana terjun langsung membagikan bantuan stimulan kepada ribuan warga yang rumahnya terendam banjir di 9 kecamatan terdampak, Kamis (16/4/2026).
Langkah ini menjadi aksi nyata pemerintah untuk meringankan beban ekonomi warga dalam memenuhi kebutuhan pokok yang mendesak.
Setiap warga yang terdata menerima bantuan berupa:
Uang Tunai: Rp500.000 per penerima.
Logistik: 10 Kilogram Beras.
Berdasarkan data BPBD, total ada 5.800 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 36 titik wilayah terdampak. Untuk tahap awal, penyaluran difokuskan pada wilayah dengan dampak terparah, di antaranya:
Kecamatan Tanjung Karang Pusat: 743 warga.
Kecamatan Bumi Waras: 661 warga.
“Masyarakat Tidak Sendiri”
Sambil menyerahkan bantuan, Bunda Eva—sapaan akrabnya—menyempatkan diri berdialog dan mendengar langsung keluh kesah warga mengenai penyebab banjir di lingkungan mereka.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak merasa sendiri. Pemerintah akan terus hadir, baik melalui bantuan langsung maupun upaya perbaikan drainase ke depan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Eva Dwiana.
Selain memberikan bantuan jangka pendek, Pemkot Bandar Lampung berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap titik-titik rawan banjir. Langkah percepatan perbaikan infrastruktur akan menjadi prioritas utama guna mengurangi risiko bencana di masa mendatang.
Bunda Eva juga mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin melanda wilayah Kota Tapis Berseri. (Nda)








