
BANDAR LAMPUNG – Wajah transportasi publik di Provinsi Lampung akan segera berubah drastis menjadi lebih modern dan ramah lingkungan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung memastikan kelayakan operasional angkutan umum berbasis listrik telah rampung 100 persen, dengan sedikitnya 200 unit armada mobil listrik yang siap mengudara di jalanan dalam waktu dekat.
Langkah ini menjadi lompatan besar bagi Kota Tapis Berseri yang tengah bersiap memantapkan diri sebagai kota percontohan berstatus metropolitan di Sumatra.
Lolos Verifikasi dan Siap Beroperasi Berkelanjutan
Kepala Uji KIR Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Andi Koenang, mengungkapkan bahwa ratusan kendaraan ramah lingkungan tersebut telah melalui proses pendaftaran resmi sejak beberapa bulan lalu.
“Berdasarkan regulasi undang-undang yang berlaku, kendaraan-kendaraan ini didaftarkan terlebih dahulu untuk tahun pertama, baru setelah itu akan menjalani uji berkala. Saat ini total ada sekitar 200 unit yang sudah masuk daftar,” ujar Andi, Selasa (26/5/2026).
Dari total armada yang disiapkan, proyeksi operasional ini merupakan kolaborasi lintas sektor yang terdiri dari 101 unit angkutan untuk wilayah Bandar Lampung dan 100 unit armada dari pemerintah provinsi.
Selain mendongkrak citra kota ke tingkat nasional, kehadiran taksi listrik ini membawa misi ganda: meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperbaiki kualitas udara. Proyek ini dipastikan akan menyerap banyak tenaga kerja lokal, khususnya para sopir angkutan umum, untuk membantu menggerakkan roda perekonomian keluarga mereka.
“Kita ingin Bandar Lampung lebih maju dan menjadi kota percontohan. Kehadiran mobil bertenaga listrik ini jelas akan mengurangi polusi udara secara signifikan di berbagai sudut kota,” tambah Andi.
Transformasi ke era elektrifikasi ini diharapkan dapat menekan ketergantungan pada bahan bakar fosil (BBM/solar), sekaligus memberikan alternatif moda transportasi yang aman, nyaman, dan bebas emisi bagi warga Bandar Lampung.(nda)







