image_pdfimage_print

BANDARLAMPUNG – Sebanyak 43.818 anak Taman Kanak-kanak (TK) se-Provinsi Lampung mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat secara serentak dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan pusat dipusatkan di Lapangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan diikuti seluruh kabupaten/kota di Lampung.

 

Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Provinsi Lampung, Nisdaryati mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum menanamkan rasa cinta tanah air dan jiwa patriotisme kepada anak sejak usia dini.

“Kegiatan ini dalam rangka memperingati HUT RI ke-81. Kita menanamkan rasa cinta tanah air dan patriotisme anak-anak sejak dini,” kata Nisdaryati.

Menurutnya, Senam Anak Indonesia Hebat juga diharapkan dapat mencetak generasi yang sehat, aktif, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

 

“Menjadi anak-anak hebat, menjadi generasi emas 2045 yang siap bersaing,” ujarnya.

 

Nisdaryati mengapresiasi dukungan para pemangku kepentingan, termasuk Bunda PAUD Provinsi Lampung, yang selama ini mendampingi IGTKI dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada stakeholder dan Bunda PAUD Provinsi Lampung yang selalu membersamai IGTKI dalam rangka mewujudkan TK maupun PAUD berkualitas, khususnya di Provinsi Lampung,” katanya.

 

Selain senam, kegiatan ini juga dirangkai dengan kampanye Gerakan Makan Tanpa Drama yang didukung Kalbe Consumer Health melalui produk Saka Tonic.

 

Head of Vitamin Category Kalbe Consumer Health, Revi Octaria mengatakan, kampanye ini mengedukasi orang tua terkait tantangan anak sulit makan di masa pertumbuhan.

 

“Kita tahu di usia pertumbuhan, kadang-kadang ibu-ibu mengalami anak-anaknya sulit makan. Ketika anak sulit makan, tentunya membutuhkan tambahan nutrisi,” kata Revi.

 

Ia menjelaskan, Saka Tonic ABC Kurkuma Madu hadir dalam bentuk tablet hisap agar lebih praktis. Produk ini mengandung kurkuma atau temulawak, madu, serta vitamin A, B dan C.

 

“Kalau diberikan dalam bentuk sirup, kadang anak-anak kesulitan, bisa tumpah dan kotor. Makanya kami menyediakan dalam bentuk tablet hisap,” ujarnya.

 

“Karena bentuknya tablet hisap, anak-anak bisa menikmati vitamin tanpa harus tumpah. Ibu-ibu juga berharap nafsu makan anaknya bagus, sehingga tidak ada drama lagi antara ibu dan anak,” pungkasnya. (nda)