
BANDAR LAMPUNG – Di tengah guyuran hujan lebat yang menyelimuti Kota Bandar Lampung pada Selasa (14/4) malam, Wali Kota Eva Dwiana menunjukkan empati mendalam dengan terjun langsung menemui keluarga korban banjir bandang di Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras.
Kunjungan ini dilakukan sesaat setelah kabar duka tersiar mengenai meninggalnya Dewi Melani (34), seorang warga RT 06 yang hanyut terbawa arus sungai saat banjir melanda pemukiman tersebut.
Suasana haru pecah saat Andri (35), suami almarhumah, menceritakan detik-detik mencekam di hadapan Bunda Eva. Dengan suara bergetar, ia mengisahkan bagaimana air masuk begitu cepat setelah tanggul di dekat rumahnya jebol.
“Saat kejadian, anak saya sudah di atas loteng. Kami sedang beres-beres, tapi tiba-tiba tanggul jebol dan air menghantam. Saya sempat memegang tangan istri saya, tapi nyawanya tak tertolong,” ungkap Andri pilu.
Meski kondisi lapangan masih diguyur hujan deras dan air gorong-gorong meluap ke jalan, Bunda Eva tetap memantau proses evakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Dalam kunjungannya, ia memberikan bantuan berupa tali asih bagi keluarga korban serta bahan makanan untuk warga terdampak lainnya.
“Kami pastikan warga yang terdampak mendapatkan tempat aman. Saya juga langsung berkoordinasi dengan tim di lapangan agar genangan di titik ini bisa segera surut,” tegas Wali Kota.
Aksi “gercep” Wali Kota ini menjadi bukti kehadirannya di tengah masyarakat saat masa krisis. Fokus utama pemerintah saat ini adalah melakukan normalisasi kembali aliran sungai dan memperbaiki tanggul yang jebol guna mencegah jatuhnya korban jiwa di masa mendatang. (Nda)







