
BANDARLAMPUNG – Wakil Ketua III DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, menegaskan pentingnya menghidupkan nilai-nilai sila keempat Pancasila dalam keseharian, terutama melalui praktik demokrasi yang selaras dengan aturan perundang-undangan.
Ia menjelaskan bahwa sila keempat, “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan,” menekankan pentingnya penyelesaian masalah melalui musyawarah dengan mengutamakan kepentingan bersama.
“Demokrasi harus dijalankan secara benar sesuai aturan. Masyarakat juga perlu membiasakan diri menyelesaikan persoalan lewat musyawarah serta saling menghargai pendapat,” ujar Dedi Yuginta saat kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Kota Baru, Tanjung Karang Timur, Minggu (03/05/2026).
Selain menjabat sebagai Wakil Ketua III DPRD, Dedi Yuginta yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung menekankan bahwa nilai demokrasi tidak hanya berlaku di ranah pemerintahan, tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat luas.
Ia juga mengingatkan pentingnya pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai Pancasila agar masyarakat tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh isu-isu yang berpotensi memecah belah bangsa.
“Pancasila adalah pedoman utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, praktik demokrasi yang sehat dan konstitusional harus terus dijaga,” tambahnya.
Di akhir penyampaiannya, Dedi Yuginta berharap masyarakat Bandar Lampung dapat terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila demi terciptanya kehidupan yang harmonis, demokratis, dan penuh persatuan.
Kegiatan sosialisasi PIP-WK tersebut turut menghadirkan dua narasumber, yakni Suheli dan Rahmat Napindra, yang merupakan mantan anggota DPRD Kota Bandar Lampung.







