
BANDARLAMPUNG– Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandar Lampung gelar rapat pengurus di Kantor DPC PKB Bandar Lampung, Sabtu (1/8). Rapat tersebut menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus menyusun strategi memperkuat peran partai di tengah masyarakat.
Rapat dipimpin Ketua DPC PKB Kota Bandar Lampung, dr. Zam Zanariah, didampingi Sekretaris M. Rolland Nurfa dan Bendahara Miftahul Risko. Turut hadir Ketua Dewan Syuro DPC PKB Bandar Lampung, Lathoiful Ikhsan, beserta jajaran pengurus.
Dalam rapat, Ketua DPC PKB Kota Bandar Lampung, dr. Zam Zanariah, menekankan bahwa keberadaan PKB harus benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya menjelang pesta demokrasi.
“Target kita adalah hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat pemilu. Jangan kita hadir hanya ketika ingin dicoblos, tetapi kita harus hadir jauh sebelum itu, bahkan ketika tidak ada pemilu,” kata ia.
Ia menegaskan, seluruh kader harus terus berbuat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sebagai bentuk pengabdian partai.
“Berbuat untuk masyarakat. PKB harus menguasai Bandar Lampung. Itu menjadi energi saya,” tegasnya.
Dirinya juga mengajak seluruh pengurus menjaga kekompakan dan memperkuat kapasitas serta popularitas partai demi menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Kita harus kuat dan kompak untuk memajukan DPC PKB Bandar Lampung sehingga benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Target kita pada periode mendatang adalah meningkatkan perolehan kursi DPRD dari lima menjadi delapan kursi. Untuk itu kita harus memiliki kapasitas dan popularitas,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Zam juga mengungkapkan rencana pelantikan kepengurusan DPC PKB Kota Bandar Lampung periode 2026-2031, yang akan dikemas dengan konsep pesta rakyat bertema kerakyatan.
Pelantikan nantinya akan menghadirkan berbagai kegiatan untuk masyarakat, seperti hiburan rakyat, bazar makanan gratis, hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
“Kenapa konsepnya pesta rakyat? Karena kami ingin benar-benar hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat secara langsung,” pungkasnya.
Selain itu, dalam arahannya, Ketua Dewan Syuro, Lathoiful Ikhsan menegaskan bahwa perjuangan PKB harus tetap berpijak pada asas dan nilai-nilai yang menjadi fondasi lahirnya partai.
Menurutnya, PKB merupakan partai yang lahir dari rahim pesantren dengan restu para ulama sehingga memiliki semangat perjuangan yang khas.
“PKB lahir dari rahim yang suci, dari para ulama dan dengan restu para ulama. Semangat inilah yang mungkin tidak dimiliki partai lain. Bagi kalangan pesantren, PKB sangat berkesan karena lahir dari pesantren. PKB adalah satu napas perjuangan para kiai, ulama, dan pesantren,” ujarnya.







