image_pdfimage_print

BANDARLAMPUNG– Akibat dampak banjir yang terjadi pada Sabtu (22/2) kemarin, Dinas BPBD, Dinas PU, Dinas Lingkungan Hidup dan Damkarmat kota Bandarlampung terus bergerak membantu masyarakat.

Dalam hal itu, Walikota Bandarlampung Eva Dwiana mengintruksikan agar OPD terkait bergerak membersihkan dan menanggulangi serta memperbaiki talud maupun drainase yang tersumbat agar cepat ditangani.

“Pemerintah Kota saat ini masih melakukan pembersihan rumah warga yang terendam beberapa lokasi banjir, diantaranya kecamatan Tanjung Senang, Way Halim, Labuhan Ratu, Sukabumi, Enggal, Panjang, TKB, Rajabasa, Kedaton, Bumi Waras, Kedamaian. Di Magelang Bunda Eva telah memerintah BPBD dan Dinas PU menambahkan personil dan bekerja cepat membantu warga,” ujarnya pada Senin ( 24/2)

Wali Kota Eva Dwiana menjelaskan, semua sektor saat ini masih bergerak membersihkan rumah-rumah warga dan melayani masyarakat yang terserang penyakit.

“Semuanya masih bekerja membantu masyarakaat, termasuk Dinas PU di minta untuk melakukan perbaikan talud yang jebol, sementara BPBD dan Damkar membersihkan sisa lumpur, Dinkes keliling cek warga yang sakit, sedangkan DLH membersihkan sampah yang terbawa saat banjir kemarin” ujarnya

Kemudian Kepala BPBD Kota Bandarlampung Wakhidi menyampaikan, pihaknya saat ini masih melakukan pembersihan sisa lumpur dan menyalurkan bantuan dari Wali Kota Eva Dwiana. Selasa (25/2)

” Ibu Wali kota memerintah kami, untuk tetap dilokasi membantu membersihakan sisa air dan menyalurkan makanan dan minuman untuk warga,” jelas Wakhidi.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Dinas PU Kota Bandar Lampung Dedi Sutioso,kami terus kerja cepat untuk memperbaiki talud dan tembok rumah warga yang jebol akibat banjir

“Perbaikan talud dan tembok yang jebol di cover oleh anggaran Pemkot Bandarlampung, perbaikan ini untuk mencegah banjir kedepanya” ucapnya.

Asep Nurahman warga Tanjung Senang mengaperesiasi langkah Pemkot dalam penaganan banjir di wilayahnya.

“Pemkot Bandarlampung hadir disini, saya diberi bantuan makan sehari 3 kali,dan cek kesehatan, apalagi petugas dari Damkar dan BPBD juga ikut membantu membersihkan sisa lumpur, pungkas Asep.