image_pdfimage_print

BANDARLAMPUNG — Mengantisipasi ancaman cuaca ekstrem yang mulai melanda wilayah Lampung, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung bergerak cepat. Peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi hujan lebat disertai angin kencang direspons dengan menggiatkan pemangkasan pohon di sejumlah ruas jalan utama. Langkah preventif ini dilakukan demi keselamatan warga dari risiko pohon tumbang.

Kepala DLH Bandar Lampung, Yusnadi Ferianto, mengatakan pemangkasan dilakukan secara rutin setiap satu bulan sekali, sekaligus menindaklanjuti permohonan dari masyarakat, lurah, dan camat.

“Pelaksanaan pemangkasan rutin kita jalankan sesuai jadwal, satu bulan sekali. Selain itu, ada juga permohonan dari masyarakat maupun dari lurah dan camat,” ujarnya, Jum’at (12/12/2025).

Yusnadi menyebutkan beberapa titik yang sudah dilalukan pemangkasan, di antaranya Jalan Zainal Abidin, Jalan Yos Sudarso, Jalan Sultan Agung dan Jalan Ratu Dibalau.

Upaya ini dilakukan merespons peringatan cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi adanya potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.

Melansir informasi dari BMKG, Kota Bandar Lampung diperkirakan diguyur hujan petir pada siang hingga malam hari, dengan suhu udara berkisar 24–28°C dan kelembaban mencapai 75–98 persen.

Sementara potensi angin kencang terpantau di Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Selatan Lampung, Teluk Lampung bagian Selatan, dan Perairan Timur Lampung bagian Selatan.

DLH mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama yang beraktivitas di area rawan pohon tumbang serta kawasan pesisir yang berpotensi terdampak angin kencang. (Nda)