
BANDAR LAMPUNG – Di tengah kesibukan akhir tahun, Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali mempertegas jati dirinya sebagai kota yang inklusif dan religius. Komitmen ini dibuktikan dengan penyaluran dana hibah sebesar Rp400 juta yang dialokasikan khusus untuk renovasi serta pengembangan sarana prasarana empat rumah ibadah lintas agama pada Jumat (19/12/2025).
Bantuan yang menyasar tiga masjid dan satu gereja ini tidak hanya dipandang sebagai dukungan finansial semata, namun menjadi manifestasi nyata dari upaya Bunda Eva—sapaan akrab Walikota Eva Dwiana—dalam merawat tenun kerukunan di Kota Tapis Berseri.
“Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan bantuan dana hibah kepada beberapa rumah ibadah. Ini adalah wujud perhatian pemerintah agar seluruh jamaah, baik di masjid maupun gereja, semakin nyaman dan khusyuk dalam beribadah,” ujar Walikota Eva Dwiana usai penyerahan simbolis tersebut.
Bunda Eva menekankan bahwa pembangunan fisik rumah ibadah harus berjalan beriringan dengan penguatan mental spiritual masyarakat. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan semangat persaudaraan dan toleransi di tingkat akar rumput semakin kokoh.
“Insya Allah, dengan dukungan ini, kebersamaan dan semangat persaudaraan di Bandar Lampung akan terus terjaga dan semakin kuat. Kita ingin semua warga merasa memiliki dan dijaga oleh pemerintahnya,” tambahnya.
Bagi pengurus rumah ibadah atau organisasi keagamaan yang ingin mengetahui prosedur pengajuan bantuan sosial atau hibah keagamaan, informasi lebih lanjut dapat dikonsultasikan melalui layanan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Bandar Lampung.(nda/rls)








