image_pdfimage_print

BANDAR LAMPUNG — Masa depan kepemimpinan Lampung disiapkan sejak dini. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menggelar pertemuan audiensi inspiratif dengan 86 Taruna dan Praja terbaik asal Lampung dari Akademi TNI (Akmil, AAU, AAL), Akademi Kepolisian, dan IPDN, Jumat (2/1/2026).

 

Dalam pertemuan penuh makna di Ruang Rapat Utama, Gubernur menekankan bahwa generasi pilihan ini dipersiapkan untuk mengemban peran strategis, bertepatan dengan visi Indonesia Emas 2045.

 

Gubernur menyampaikan rasa bangga dan apresiasi, menyebut mereka sebagai generasi pilihan dari jutaan anak muda di Lampung yang berhasil lolos seleksi ketat. Hal itu menunjukkan keseriusan negara dalam membina mereka, ketika sebagian anak muda lain masih berada pada fase pencarian jati diri.

 

Rahmat Mirza mengingatkan bahwa pada usia 39–40 tahun nanti, para taruna dan praja akan berada pada masa produktif kepemimpinan, bertepatan dengan prediksi Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia. Tantangan ekonomi nasional dan global membutuhkan pemimpin yang berintegritas untuk menjaga kekayaan negara demi kesejahteraan rakyat.

 

Selain itu, Gubernur berpesan agar seluruh taruna dan praja senantiasa menjaga etika, perilaku, serta reputasi Lampung selama menjalani pendidikan. Ia berharap mereka mampu menunjukkan kualitas kerja, sikap, dan pengabdian yang membanggakan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang mengedepankan kolaborasi.

 

Ia mengingatkan agar para taruna dan praja tidak bersikap arogan karena jabatan atau seragam, melainkan menjadi aparatur negara yang rendah hati dan bermanfaat di mana pun bertugas. Gubernur pun berharap mereka kelak dapat kembali dan berkontribusi langsung dalam pembangunan Provinsi Lampung.

 

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung melaporkan bahwa 86 peserta yang hadir terdiri dari 29 Taruna Akademi TNI (20 Akmil, 4 AAU, dan 5 AAL), 16 Taruna Akademi Kepolisian, serta 41 Praja IPDN.(nda)