image_pdfimage_print

BANDAR LAMPUNG – Kegiatan berbagi makanan gratis yang digelar secara rutin setiap hari Jumat di Kota Bandar Lampung terus berlangsung hingga kini. Program sosial ini telah berjalan sekitar lima tahun dan merupakan inisiatif Aiptu Firmansyah, SH, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sumur Putri, Polsek Teluk Betung Selatan (TBS).

 

Kegiatan tersebut menyasar masyarakat umum yang melintas di jalan, termasuk pengemudi ojek online dan warga sekitar. Pelaksanaannya didukung oleh swadaya masyarakat serta relawan yang secara sukarela turut berpartisipasi.

 

Aiptu Firmansyah menjelaskan, sumber pendanaan kegiatan berasal dari sumbangan berbagai pihak, baik dalam bentuk uang maupun makanan, pada Jum’at (23-01-2026).

 

“Kegiatan ini dibantu oleh banyak kawan-kawan. Siapa pun yang ingin berpartisipasi dipersilakan, baik menyumbang uang maupun makanan. Yang terpenting kami mohon doa agar kegiatan ini terus berjalan,” ujarnya.

 

Dalam setiap pelaksanaan, panitia menyiapkan ratusan porsi makanan. Sekitar 300 hingga 350 porsi disajikan untuk konsumsi langsung, sementara kurang lebih 100 paket makanan disiapkan dalam bentuk kotak untuk dibagikan kepada masyarakat.

 

“Jika ditotal, kurang lebih sekali kegiatan kami menyiapkan sekitar 500 porsi,” katanya.

 

Kegiatan berbagi makanan gratis ini biasanya dilaksanakan pada pagi hari setiap Jumat. Meski awalnya direncanakan sebagai kegiatan makan siang, waktu pelaksanaan disesuaikan dengan kondisi, termasuk pelaksanaan ibadah Jumat.

 

“Karena hari Jumat, kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 sampai 10.00 pagi. Biasanya dalam waktu satu jam makanan sudah habis dibagikan,” jelasnya.

 

Lokasi kegiatan berada di sekitar Jalan Pangeran Emir M. Noer dan terbuka untuk siapa saja yang melintas di kawasan tersebut.

 

“Masyarakat Kota Bandar Lampung yang lewat, termasuk pengemudi ojek online atau warga yang ingin sarapan, dipersilakan,” tambahnya.

 

Pelaksanaan kegiatan ini juga melibatkan relawan dari kalangan ibu-ibu RT serta warga sekitar yang aktif membantu proses memasak hingga pendistribusian makanan.

 

Menurut Aiptu Firmansyah, kegiatan berbagi makanan gratis ini telah berjalan sekitar empat hingga lima tahun dan dilaksanakan secara rutin setiap pekan, meskipun lokasinya tidak selalu menetap.

 

“Sudah sekitar empat tahun berjalan. Lokasinya tidak selalu di satu tempat, tapi berpindah-pindah,” ungkapnya.

 

Selain kegiatan rutin, program ini juga bersifat fleksibel dan dapat dialihkan ke lokasi lain apabila terdapat kebutuhan mendesak di masyarakat.

 

“Jika ada permintaan atau kondisi tertentu, seperti bencana banjir, kami langsung turun ke lokasi. Jika tidak ada permintaan, kegiatan tetap kami laksanakan di sini,” pungkasnya.