
BANDAR LAMPUNG – Pekan pertama Ramadan 1447 H di Kota Bandar Lampung diwarnai aksi penyelamatan yang tak biasa. Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bandar Lampung harus turun tangan menghadapi “teror” yang sukses membuat geger satu lingkungan warga.
Bukan si jago merah, kali ini petugas harus beradu taktik dalam drama petak umpet melawan seekor tokek yang bersembunyi di kamar salah satu warga.
Disangka Kriminal, Ternyata Tokek di Lemari
Kejadian bermula saat seorang warga wanita berteriak histeris dari dalam kamarnya. Suara nyaring tokek yang tak kunjung berhenti memicu kepanikan luar biasa. Warga sekitar yang mendengar jeritan tersebut langsung berhamburan datang, mengira telah terjadi tindak kriminalitas.
Kepala Dinas Damkarmat Bandar Lampung, Anthoni Irawan, menceritakan momen unik tersebut dengan sedikit gurauan.
“Penghuninya panik dan menjerit sampai warga ramai berdatangan. Lucunya, saat Tim Rescue tiba, si tokek seolah ‘paham situasi’ dan langsung menghilang,” ujar Anthoni.
Setelah melakukan penyisiran teliti, petugas akhirnya menemukan sang buron sedang asyik bersembunyi di dalam lemari pakaian. “Mungkin ada aroma khas yang bikin dia nyaman di sana,” canda Anthoni. Petugas dengan sigap mengevakuasi hewan tersebut tanpa cedera sedikit pun.
Enam Hari Ramadan: 12 Aksi Penyelamatan
Drama tokek tersebut hanyalah satu dari belasan aksi heroik yang dilakukan tim Damkarmat sepanjang 19 hingga 23 Februari 2026 (1-6 Ramadan). Total ada 12 tindakan evakuasi yang berhasil diselesaikan, di antaranya:
Tamu Tak Diundang: 4 ekor ular (Sanca, Kobra, dan Coros) serta 3 ekor biawak yang masuk ke pemukiman.
Ancaman Udara: Evakuasi 1 sarang tawon yang berisiko menyengat warga.
Penyelamatan Hewan: 1 ekor kucing yang terjatuh ke dalam sumur.
Bantuan Teknis: Pelepasan 2 unit gembok motor milik warga yang bermasalah.
Siaga 24 Jam di Musim Pancaroba
Anthoni Irawan mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama terhadap kemunculan hewan melata di musim pancaroba seperti sekarang. Ia menegaskan bahwa timnya tidak hanya bertugas menjinakkan api, tetapi juga siap memberikan bantuan penyelamatan darurat lainnya.
“Kami siap 24 jam. Baik itu urusan kebakaran maupun evakuasi hewan yang membahayakan warga. Jangan ragu menghubungi layanan darurat Damkarmat,” pungkasnya.
Berkat kesigapan petugas, warga Bandar Lampung kini bisa kembali fokus menjalani ibadah puasa dengan tenang tanpa perlu khawatir lagi dengan suara “teror” dari dalam lemari.(nda)








