image_pdfimage_print

BANDAR LAMPUNG – Guyuran hujan deras yang tak kunjung reda sepanjang hari Jumat (6/3) kembali mengubah sejumlah ruas jalan utama di Kota Bandar Lampung menjadi aliran sungai. Titik terparah terpantau di Jalan Panglima Polim, Kelurahan Segala Mider, di mana luapan drainase memaksa arus lalu lintas nyaris lumpuh total.

Banjir ini datang di waktu yang paling krusial: jam pulang kerja saat warga tengah menjalankan ibadah puasa. Kondisi ini praktis menguji kesabaran para pengendara yang terjebak kemacetan panjang.

“Hujan dari tadi tidak berhenti, mas. Akibatnya ya banjir begini,” keluh Naldi, seorang pengendara motor yang terjebak di lokasi.

Naldi menambahkan bahwa genangan air bukan hanya menghambat waktu perjalanan, tapi juga menjadi “kuburan” bagi mesin kendaraan. “Banyak motor yang mogok karena nekat menerjang air. Sudah lemas karena puasa, mau pulang buka malah ketemu banjir begini. Kita harap pemerintah bisa lebih siaplah antisipasi hal seperti ini,” cetusnya.

Di tengah kepungan air, sinergi tanggap darurat terlihat di lapangan. Petugas BPBD Kota Bandar Lampung bersama personil TNI bahu-membahu terjun langsung ke titik genangan. Tak peduli basah kuyup, mereka terlihat sibuk menyingkirkan tumpukan sampah yang menyumbat mulut drainase agar air bisa segera surut dan kemacetan terurai.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih bersiaga di beberapa titik rawan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dan membantu warga yang kendaraannya mengalami kendala teknis akibat banjir.(sup)