
BANDAR LAMPUNG – Mendengarkan langsung keluhan masyarakat jadi misi utama Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. Baginya, memecahkan persoalan kota harus dimulai dengan hadir, mendengar apa yang jadi momok dan ketakutan warga.
Dari Gang ke Gang, Rumah ke Rumah
Orang nomor satu di Kota Tapis Berseri ini konsisten blusukan. Dari gang ke gang, dari rumah ke rumah ia datangi warganya. Tak ada rasa takut. Eva rela menerjang hujan dan terik matahari demi melayani.
Mengingat masyarakat adalah prioritas utama dalam memajukan kota, gaya kepemimpinan ini terus ia jalankan.
Tampung Aspirasi di Tanjung Karang Pusat
“Alhamdulillah kembali menyapa warga Kecamatan Tanjung Karang Pusat dari gang ke gang, dari rumah ke rumah. Saya melihat langsung kondisi masyarakat serta mendengar berbagai aspirasi yang disampaikan,” ujar Bunda Eva, sapaan akrab Wali Kota Bandar Lampung, kemarin.
Dalam blusukan itu, ia mencatat beberapa ruas jalan jadi perhatian warga. Warga minta segera dilakukan perbaikan agar akses lebih lancar.
Cek Jalan, Drainase, dan Sungai
Selain menyapa masyarakat, Eva juga memastikan kondisi ruas jalan dan drainase di Bandar Lampung. Ia ingin semuanya aman dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
“Selain itu saya melihat kondisi sungai yang berada sangat dekat dengan rumah-rumah warga. Bahkan di beberapa titik masih belum tersedia drainase yang memadai. Sehingga ini jadi perhatian untuk segera ditindaklanjuti agar lingkungan lebih aman dan nyaman,” paparnya.
Pemerintah Pelayan Tanpa Tebang Pilih
Eva mengingatkan, pemerintah adalah pelayan nomor satu bagi warga. Pelayanan harus merata, tidak tebang pilih.
“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, melihat langsung kondisi yang ada. Setiap permasalahan dapat dicarikan solusi terbaik. Karena membangun Kota Bandar Lampung dimulai dengan mendengar dan hadir bersama masyarakat,” tandasnya.
Semua warga Kota Bandar Lampung wajib dapat pelayanan ekstra demi kemajuan kota ke depan.(nda)







