image_pdfimage_print

Bandar Lampung — Polemik banyaknya calon siswa yang belum lolos Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur domisili mendapat perhatian Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Purwanto.

Agus mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung segera menindaklanjuti arahan Wali Kota Eva Dwiana agar seluruh siswa yang belum diterima tetap memperoleh akses pendidikan dan tidak ada anak yang putus sekolah.

Ia mengapresiasi komitmen Wali Kota dalam menjamin hak pendidikan setiap anak. Menurutnya, kebijakan tersebut harus diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan.

Agus mengungkapkan pihaknya menerima banyak keluhan masyarakat terkait pelaksanaan SPMB jalur domisili. Bahkan, masih ada calon siswa yang gagal diterima meski tinggal dekat dengan sekolah tujuan. Salah satunya terjadi di SMP Negeri 14 Bandar Lampung, di mana tingginya jumlah pendaftar membuat siswa yang berjarak sekitar 700 meter dari sekolah tetap tidak lolos seleksi.

Karena itu, ia meminta Disdikbud segera mendata siswa yang belum tertampung serta memetakan sisa kuota di seluruh SMP Negeri. Proses redistribusi siswa diharapkan dilakukan secara cepat, transparan, dan memprioritaskan sekolah negeri terdekat dari domisili.

“Jangan sampai ada anak kehilangan hak mendapatkan pendidikan hanya karena tidak mampu membayar sekolah swasta. Pemerintah harus hadir memberikan solusi agar semua anak tetap bisa bersekolah,” tegas Agus.
(*)