image_pdfimage_print

BANDAR LAMPUNG – Srikandi Pandawa Lampung menggelar seminar bertema “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi: Membangun Generasi Aman dan Inklusif” di Gedung Gapeksindo, Jalan Wolter Monginsidi, Kota Bandar Lampung, Selasa (25/8/2026).

Seminar tersebut menghadirkan Direktur LPHPA (Lembaga Pemerhati Hak Perempuan dan Anak), Tony Fisher, sebagai narasumber. Kegiatan diikuti sekitar 60 peserta dari berbagai latar belakang.

Peserta berasal dari organisasi perempuan, komunitas perempuan, mahasiswa dan pelajar, masyarakat, serta perwakilan instansi pemerintah. Forum tersebut membahas isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Sejumlah organisasi turut diundang dalam seminar tersebut, di antaranya Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung, TP PKK Provinsi Lampung, IWANI, Jagad Buana Nusantara, Gham Bebai Lampung Lamban Kuning, Wanita Serikat Islam, Wanita FKPPI, dan Srikandi Pemuda Pancasila.

Srikandi Pandawa Lampung menempatkan pemberdayaan perempuan sebagai salah satu bagian dalam upaya memperkuat perlindungan anak. Perempuan didorong memiliki pengetahuan dan ruang partisipasi dalam mengenali serta merespons persoalan yang berkaitan dengan perempuan dan anak.

Kegiatan tersebut juga menjadi forum pertemuan antara organisasi perempuan, komunitas, generasi muda, masyarakat, dan unsur pemerintah untuk membahas persoalan yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak.

Melalui seminar ini, Srikandi Pandawa Lampung mendorong agar pemahaman mengenai perlindungan perempuan dan anak dapat diperluas, tidak hanya di lingkungan organisasi, tetapi juga keluarga dan masyarakat.

Forum tersebut sekaligus menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman antarpeserta terkait persoalan perempuan dan anak yang berkembang di lingkungan masing-masing.
Srikandi Pandawa Lampung berharap kegiatan serupa dapat memperkuat partisipasi perempuan dalam berbagai upaya pencegahan dan penanganan persoalan perempuan serta anak.