image_pdfimage_print

BANDARLAMPUNG – Berdasarkan hasil pemantauan harga bahan pokok melalui SIAGABAPOK periode 3 Agustus – 3 September 2026, harga komoditas bahan pokok utama di Kota Bandar Lampung secara umum masih relatif terkendali. Namun beberapa komoditas mengalami kenaikan dan perlu mendapat perhatian.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan harian untuk mengantisipasi lonjakan harga.

“Kami terus memantau perkembangan harga di pasar. Kenaikan pada beberapa komoditas seperti cabai rawit dan daging ayam menjadi perhatian khusus agar tidak berdampak pada daya beli masyarakat,” ujar Erwin, Jumat (4/9/2026).

Kenaikan paling signifikan terjadi pada Cabai Rawit Merah Caplak. Harganya naik 40,00%, dari Rp45.000/kg menjadi Rp63.000/kg.

Komoditas lain yang naik cukup tinggi adalah Daging Ayam Ras sebesar 13,20%, dari Rp36.571/kg menjadi Rp41.400/kg.

Kedua komoditas tersebut menjadi fokus pemantauan karena menunjukkan peningkatan harga yang cukup signifikan dibanding awal periode.

Beberapa komoditas lain juga mengalami kenaikan namun masih relatif kecil:
1. Cabai Merah Keriting: naik 2,24% dari Rp34.429/kg menjadi Rp35.200/kg
2. Beras Premium: naik 1,86% dari Rp16.100/kg menjadi Rp16.400/kg
3. Minyak Goreng Premium Bimoli: naik 0,97% dari Rp23.571/liter menjadi Rp23.800/liter
4. Minyak Goreng Curah: naik 0,14% dari Rp21.071/liter menjadi Rp21.100/liter

Bawang Merah Turun Paling Dalam
Di sisi lain, sejumlah komoditas mengalami penurunan. Penurunan terbesar terjadi pada Bawang Merah sebesar 6,48%, dari Rp36.000/kg menjadi Rp33.667/kg.

Komoditas lain yang turun:
1. Telur Ayam Ras: turun 1,64% dari Rp25.214/kg menjadi Rp24.800/kg
2. Bawang Putih Kating: turun 1,16% dari Rp43.000/kg menjadi Rp42.500/kg
3. Beras Medium BULOG: turun 0,69% dari Rp12.486/kg menjadi Rp12.400/kg
4. Daging Sapi Has Luar/Biasa: turun 0,62% dari Rp137.857/kg menjadi Rp137.000/kg

Sementara Daging Sapi Has Dalam/Super relatif stabil di angka Rp142.500/kg, meskipun sempat mengalami fluktuasi di beberapa hari.

Secara keseluruhan, belum ada kenaikan harga secara menyeluruh. Pergerakan harga cenderung spesifik pada masing-masing komoditas. Tekanan kenaikan terutama pada Cabai Rawit Merah Caplak dan Daging Ayam Ras. Sementara komoditas strategis seperti beras medium, bawang merah, telur, daging sapi, dan minyak goreng relatif terkendali.

“Pemantauan terhadap Cabai Rawit Merah Caplak dan Daging Ayam Ras perlu terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan berlanjutnya tren kenaikan harga pada periode berikutnya,” pungkas Erwin.(nda)