image_pdfimage_print

PESAWARAN – Keceriaan libur Lebaran di Provinsi Lampung kembali berganti duka mendalam. Seorang wisatawan asal Tangerang, Indriyanti, dilaporkan tewas saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Pulau Pahawang, Kabupaten Pesawaran, pada Rabu (25/3/2026) siang.

 

Insiden tragis ini menambah daftar panjang korban jiwa di perairan Lampung selama musim libur kali ini, yang kini tercatat mencapai total lima orang meninggal dunia.

Detik-Detik Insiden di Pulau Pahawang

Peristiwa bermula saat korban bersama rombongan besar yang berjumlah 43 orang berangkat menggunakan jasa biro perjalanan. Sekitar pukul 13.30 WIB, maut menjemput saat korban sedang menikmati pemandangan bawah laut.

 

Meski mengenakan jaket pelampung, masker snorkeling yang dikenakan korban diduga terlepas. Ironisnya, kondisi ini baru disadari saat tubuh Indriyanti ditemukan mengapung tak bergerak di permukaan air.

Tim pendamping segera melakukan evakuasi menggunakan speedboat menuju Dermaga Ketapang. Di dalam ambulans menuju RS Restu Bunda, petugas medis sempat melakukan upaya resusitasi jantung paru (RJP), namun nyawa korban tidak tertolong.

 

Penyelidikan SOP Agen Perjalanan

Buntut dari kejadian ini, pihak Polairud dan Syahbandar Ketapang bergerak cepat. Mereka berencana memanggil pihak agen perjalanan untuk menjalani pemeriksaan intensif. Fokus penyelidikan akan mengarah pada dugaan kelalaian dan penerapan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan bagi para wisatawan.

“Pihak keluarga telah menolak proses visum maupun autopsi dan sudah menandatangani surat pernyataan,” tulis laporan sementara dari lokasi kejadian.

 

Lampung Berstatus Waspada Wisata Air

Kematian Indriyanti menjadi puncak dari rangkaian insiden maut di pesisir Lampung sepanjang pekan Lebaran. Pada hari yang sama, Tim SAR gabungan juga berhasil mengevakuasi jasad Syafiq Sahreza (16) di Pantai Batu Rame, Lampung Selatan.

 

Sebelumnya, pada Selasa (24/3/2026), tiga pemuda—M. Alfareza, M. Fuad Abdullah, dan Aulia Ulwan—juga ditemukan tewas setelah tergulung ombak di Pantai Mandiri Sejati, Pesisir Barat.

 

Rangkaian tragedi ini menjadi peringatan keras bagi para pengelola wisata dan pengunjung untuk lebih waspada terhadap cuaca serta disiplin dalam penggunaan alat keselamatan di area pantai.(adm)