
BANDAR LAMPUNG – Memperingati Hari Posyandu Nasional setiap tanggal 29 April, Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan masyarakat yang komprehensif.
Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Muhtadi A. Tumenggung, menyatakan bahwa Posyandu kini bukan sekadar tempat menimbang balita, melainkan ujung tombak transformasi layanan primer yang mencakup seluruh siklus hidup, mulai dari bayi hingga lansia.
“Kami bertanggung jawab penuh dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pelatihan dan pengembangan kapasitas kader. Di sinilah peran nyata pemerintah dalam memastikan layanan kesehatan hadir di tengah-tengah warga,” ujar Muhtadi, Kamis (30/4/2026).
Saat ini, Bandar Lampung memiliki kekuatan besar dengan total 700 Posyandu yang tersebar di 126 kelurahan. Menurut Muhtadi, ribuan kader di dalamnya adalah mitra strategis yang menjadi “garda terdepan” dalam deteksi dini masalah kesehatan, termasuk pencegahan stunting dan penyakit menular.
“Posyandu adalah mitra kami. Selain sektor kesehatan, kita juga menerapkan pola Integrasi Layanan Primer (ILP) agar pelayanan lebih merata dan menyentuh semua lapisan,” paparnya.
Untuk menjaga kualitas layanan, Dinkes rutin menggelar koordinasi setiap awal bulan. Muhtadi menjelaskan bahwa agenda briefing bulanan dilakukan untuk memantau stok obat-obatan serta mengevaluasi perkembangan penyakit menular di lapangan.
“Setiap Senin di awal bulan, kami melakukan briefing rutin. Fokusnya adalah mendengarkan keluhan dari lapangan serta mencari cara efektif untuk menekan angka penyakit menular di wilayah Bandar Lampung,” jelasnya.
Muhtadi juga menyampaikan apresiasi dan pesan penyemangat bagi para kader Posyandu yang telah bekerja keras tanpa lelah. Ia berharap semangat para kader tidak luntur dalam menjaga kualitas kesehatan warga setiap harinya.
“Harapan kami, tim Posyandu sebagai garda terdepan selalu semangat. Kinerja mereka adalah kunci bagi terciptanya masyarakat Bandar Lampung yang lebih sehat dan sejahtera,” pungkasnya.(nda)







