image_pdfimage_print

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menunjukkan komitmen serius dalam memerangi angka putus sekolah. Pada APBD Perubahan TA 2026, Pemkot resmi menambah dana hibah untuk program sekolah gratis SMA Siger secara drastis, dari sebelumnya Rp350 juta menjadi Rp5 miliar.
Peningkatan anggaran fantastis ini diumumkan langsung oleh Wali Kota Eva Dwiana, yang sekaligus merespons berbagai kritik terkait program pendidikan bagi kaum prasejahtera tersebut.
Respons Emosional Wali Kota
Dalam acara penyerahan perlengkapan siswa di SMPN 31 Sukabumi, Bunda Eva—sapaan akrabnya—tak kuasa menahan nada emosional saat menanggapi kritik.
“SMA Siger ini untuk anak kurang mampu yang tidak diterima di negeri dan tidak sanggup masuk swasta. Pemerintah hadir untuk mereka. Apa itu salah?” ucapnya dengan tegas, Senin (26/1/2026).
Eva menegaskan bahwa tugas pemerintah adalah memberikan akses pendidikan terbaik bagi semua warganya, dan kehadirannya di empat lokasi eks SMPN merupakan jalan terbaik agar tidak ada lagi anak di Bandar Lampung yang putus sekolah.
Rp5 Miliar untuk Kesejahteraan Guru dan Fasilitas
Penambahan anggaran signifikan ini mencakup:
Biaya operasional sekolah.
Subsidi gaji guru dan tenaga pengajar.
Perbaikan sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar.
Bunda Eva menyatakan, total anggaran—termasuk APBD murni—masih akan ditambah sesuai kebutuhan riil di lapangan. Ia juga mengklaim kebijakan ini telah diketahui dan disetujui oleh DPRD Kota Bandar Lampung, termasuk Komisi IV yang sebelumnya menyoroti isu legalitas.
Mekanisme dan Lokasi SMA Siger
SMA Siger merupakan inisiasi Pemkot melalui Yayasan Siger Prakarsa Bunda, yang menampung siswa kurang mampu secara gratis. Saat ini, kegiatan belajar mengajar (KBM) dilaksanakan pada siang hari dengan sistem bergantian menggunakan gedung SMP negeri di empat lokasi:
SMA Siger 1 (eks SMPN 38)
SMA Siger 2 (eks SMPN 39)
SMA Siger 3 (eks SMPN 44)
SMA Siger 4 (eks SMPN 45)
Meski tengah digenjot perbaikan administrasi dan legalitas, Pemkot Bandar Lampung memastikan komitmen terhadap pendidikan gratis bagi warganya tidak akan surut. Bahkan, ke depan, Pemkot berencana memberikan beasiswa kepada anak-anak personel TNI dan Polri berpangkat rendah.(nda)