
BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Rilau terus menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan layanan infrastruktur dasar yang prima. Langkah strategis kini diambil dengan memperluas jaringan air bersih ke sektor komersial, khususnya perhotelan, sekaligus memperkuat ketahanan air di wilayah pemukiman warga.
Direktur Teknik PDAM Way Rilau, Dirmansyah, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha mendapatkan akses air bersih yang terkelola secara profesional dan berkelanjutan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap roda ekonomi daerah, PDAM Way Rilau telah menginisiasi pemasangan jaringan ke berbagai hotel di Bandar Lampung. Langkah ini diawali dengan pendekatan yang humanis dan terukur, melalui sosialisasi intensif dan survei teknis untuk menjamin kepuasan pelanggan dari kalangan pelaku usaha.
“Kami ingin seluruh hotel di Bandar Lampung menjadi bagian dari ekosistem penggunaan air yang bertanggung jawab. Dengan berlangganan PDAM, sektor perhotelan turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung penggunaan air yang terkelola secara profesional,” ujar Dirmansyah, kemarin.
Target 2026: Menjangkau Setiap Sudut Kota
Tidak hanya fokus pada sektor bisnis, keberpihakan pemerintah terhadap kebutuhan rakyat kecil tetap menjadi prioritas utama. Di tahun 2026 ini, PDAM Way Rilau menargetkan pemasangan 1.982 unit Sambungan Rumah (SR) baru yang menyasar wilayah strategis seperti Sukarame, Korpri Jaya, hingga Campang Raya.
Untuk memastikan program ini berjalan tepat sasaran, petugas diterjunkan langsung ke lapangan sejak Februari ini. Setiap rumah yang telah terlayani akan diberikan penanda khusus sebagai bukti nyata kehadiran pelayanan pemerintah di tengah masyarakat.
Mendekati Target Emas 60 Ribu Sambungan
Keberhasilan manajemen PDAM Way Rilau tercermin dari angka pertumbuhan pelanggan yang sangat signifikan. Saat ini, jumlah pelanggan aktif telah menyentuh angka 58 ribu sambungan, sangat dekat dengan target besar yakni 60 ribu sambungan rumah.
Pencapaian ini membuktikan kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap kualitas layanan air bersih milik pemerintah daerah. Dengan sinergi antara perluasan jaringan rumah tangga dan sektor perhotelan, cakupan pelayanan air bersih di Bandar Lampung kini semakin luas, stabil, dan berkelanjutan.
Diksi Positif: Menggunakan kata-kata seperti “Akselerasi”, “Komitmen Nyata”, “Layanan Prima”, dan “Visi Besar”.
Fokus Keberhasilan: Menyoroti angka 58.000 pelanggan sebagai bentuk prestasi manajemen.
Narasi Lingkungan: Menekankan bahwa penggunaan PDAM adalah bentuk tanggung jawab lingkungan (untuk meminimalisir penggunaan air tanah).(nda)








