image_pdfimage_print

BANDAR LAMPUNG – Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung bergerak cepat mengamankan stok hewan kurban dari ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hingga Senin (13/4/2026), tercatat sebanyak 210 ekor ternak di berbagai kecamatan telah berhasil mendapatkan suntikan vaksin sebagai langkah proteksi dini.

Langkah preventif ini diambil mengingat mobilitas sapi, kambing, dan domba akan meningkat tajam mendekati Hari Raya Iduladha.

Capaian Vaksinasi di Tiap Wilayah
Dari total alokasi 500 dosis vaksin periode pertama, Dinas Pertanian telah menyalurkannya ke empat kecamatan prioritas:

Tanjung Senang: 80 ekor
Way Halim: 60 ekor
Kedamaian: 60 ekor
Kemiling: 10 ekor

Kepala Dinas Pertanian Bandar Lampung, Dedeh Ernawati Fauzie, menegaskan bahwa vaksinasi akan terus berlanjut secara konsisten. “Kami ingin memastikan seluruh hewan ternak memiliki kekebalan yang cukup sebelum hari raya tiba,” ujarnya.

Hingga saat ini, Kota Bandar Lampung masih dinyatakan bersih atau nihil temuan kasus PMK. Untuk mempertahankan status ini, Dedeh menyiapkan delapan langkah strategis, di antaranya:

Pengawasan Ketat: Memperketat lalu lintas ternak yang masuk ke wilayah kota.

Tim Dokter Hewan: Menerjunkan tim untuk sosialisasi gejala PMK kepada peternak.

Prinsip ASUH: Memastikan daging kurban berasal dari pemotongan yang diawasi (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal).

Dedeh juga memberikan imbauan keras kepada para pelaku usaha atau belantik agar hanya menjual hewan yang benar-benar sehat. Selain itu, masyarakat diminta tetap teliti saat mengonsumsi daging.
“Pastikan daging tidak berbau, kondisinya baik, dan dimasak hingga matang sempurna demi keamanan konsumsi keluarga,” pungkasnya. (Nda)